KAI Tambah 3 Perjalanan ke Gambir Antisipasi Erupsi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah tiga perjalanan kereta menuju Stasiun Gambir dan menambah kapasitas pada dua rangkaian reguler untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pasca erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan operasional ini diumumkan KAI pada Minggu, 6 September 2026, guna memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Penyesuaian layanan untuk antisipasi lonjakan
KAI menyatakan penambahan perjalanan dilakukan sebagai langkah cepat merespons kenaikan kebutuhan mobilitas. Operator meningkatkan frekuensi dan daya tampung agar penumpang tetap mendapat layanan memadai tanpa mengorbankan aspek keselamatan.
KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,
— Vice President Corporate Communication Anne Purba
Rincian jadwal kereta tambahan
Tiga perjalanan tambahan dialihkan menuju Gambir. Kereta relasi Yogyakarta ke Gambir diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB. Dua layanan tambahan dari Malang dan Semarang Tawang berangkat secara serentak pukul 20.15 WIB.
Penambahan kapasitas pada rangkaian reguler
KAI juga menambah kapasitas kursi pada dua rangkaian reguler untuk memenuhi permintaan. Penambahan diterapkan pada KA Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi menuju Gambir. KA Gumarang tujuan Pasar Senen dari Surabaya Pasar Turi turut memperoleh tambahan daya tampung.
Imbauan bagi calon penumpang
Calon penumpang diimbau memperbarui informasi tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi perusahaan. KAI meminta pelanggan datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean dan memastikan jadwal keberangkatan.
KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung dengan aman dan nyaman,
— Executive Vice President Corporate Secretary Wisnu Pramudya
Penggunaan masker sangat disarankan bagi pelanggan yang sensitif terhadap paparan abu vulkanik. Seluruh petugas stasiun tetap disiagakan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus keberangkatan.
Penutup: pemantauan dan langkah selanjutnya
KAI menyatakan pemantauan operasional akan terus berjalan dan akan menyesuaikan layanan jika kondisi lapangan berubah. Penumpang disarankan rutin mengecek informasi resmi agar mendapatkan pembaruan jadwal dan kebijakan keselamatan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...