LPDB Perluas Akses Dana Bergulir untuk Koperasi Sektor Riil
LPDB Koperasi memperluas akses pembiayaan dana bergulir bagi koperasi sektor riil melalui kegiatan temu mitra yang melibatkan 36 koperasi dari berbagai daerah. Kegiatan digelar sebagai tindak lanjut masukan stakeholder dan berlangsung di kantor LPDB pada Senin, 10 Agustus 2026. Tujuannya memperkenalkan alur pengajuan, menjamin transparansi, dan memperkuat permodalan koperasi di lapangan.
Temu Mitra dan office tour
Selain sesi sosialisasi, peserta memperoleh office tour untuk melihat proses kerja LPDB secara langsung. Kunjungan ini menampilkan alur pengajuan, seleksi, dan penyaluran dana bergulir. Dengan demikian pengurus koperasi mendapatkan gambaran nyata tentang tata kerja institusi pembiayaan tersebut.
Skema pembiayaan dan prinsip pengelolaan
LPDB menawarkan pembiayaan dengan skema konvensional dan syariah untuk menyesuaikan kebutuhan koperasi. Seluruh proses pengajuan menekankan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance), agar penyaluran lebih akuntabel dan berkelanjutan.
- Proses pengajuan tidak dipungut biaya (gratis).
- Seluruh pengajuan dilakukan secara digital/paperless melalui e-Proposal.
- Pelamar dapat memantau perkembangan pengajuan secara real-time lewat dashboard aplikasi LPDB.
Manfaat digitalisasi
Direktur Utama LPDB, Krisdianto, menyatakan digitalisasi penting meningkatkan kualitas layanan dan transparansi. Sistem digital memungkinkan pemantauan lebih cepat serta mengurangi risiko administrasi manual yang lambat. Hal ini diharapkan meningkatkan kepercayaan koperasi terhadap saluran pembiayaan resmi pemerintah.
"Sehingga koperasi semakin percaya dan tidak ada keraguan untuk memanfaatkan saluran pembiayaan resmi yang disediakan pemerintah,"
Dukungan kementerian dan harapan ke depan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik pertemuan mitra ini. Ia menilai forum semacam itu penting untuk mempererat sinergi antara LPDB dan mitra kerja. Pemerintah ingin membangun ekosistem koperasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
"Saya mengajak seluruh koperasi untuk tidak ragu memanfaatkan dana bergulir dari LPDB. Karena dana bergulir merupakan instrumen pembiayaan resmi dari pemerintah yang dirancang untuk memperkuat permodalan koperasi dan memperluas manfaat ekonomi bagi anggotanya,"
Dengan langkah ini, LPDB berharap lebih banyak koperasi sektor riil memanfaatkan fasilitas pembiayaan resmi. Ke depan, intensifikasi sosialisasi dan pemantauan digital akan menjadi fokus untuk memastikan dana sampai kepada koperasi yang tepat dan produktif.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas, 162 Ribu Pergerakan Harian
Stasiun Manggarai berperan sebagai hub mobilitas dengan 162.000 pergerakan harian dan 700–750 perjalanan ker...
Kemenperin Pacu Produk Specialty Lokal Tembus Pasar Global
Kemenperin dorong hilirisasi dan inovasi produk specialty seperti kakao, kopi, teh, serta susu agar bernilai...
BEI Luncurkan ETF Emas sebagai Alternatif Investasi
BEI meluncurkan ETF Emas pada 10 Agustus 2026 sebagai alternatif investasi yang likuid, syariah-compliant, d...
PM Tailan Kunjungi Permata Bank, Dorong Penguatan Ekonomi ASEAN
PM Tailan Anutin Charnvirakul kunjungi Permata Bank pada 4 Agustus 2026 untuk dorong kerja sama ekonomi dan...
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Teknologi Persinyalan Kereta
Indonesia dan Jepang menandatangani HoA kerja sama teknologi persinyalan kereta untuk MRT Jakarta Fase 3, di...
Rupiah Menguat 0,42% ke Rp17.822, Didukung NFP dan Arus Modal
Rupiah menguat 0,42% ke Rp17.822 pada 10 Agustus 2026, terdorong data NFP AS yang melemah dan arus modal asi...