Ratusan Pengajuan Lisensi Nobar Piala Dunia ke TVRI
TVRI menerima ratusan pengajuan lisensi untuk kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia hingga 16 Mei 2026. Permintaan datang dari berbagai daerah di Indonesia karena tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan turnamen sepakbola itu.
Jumlah pengajuan terus naik
Sebelumnya tercatat sekitar 200 pengajuan masuk ke TVRI dua pekan lalu. Kepala Redaksi Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, memperkirakan angka itu bertambah signifikan dalam beberapa hari terakhir.
"Perkiraan saya saat ini sudah ada 300 pengajuan di seluruh Indonesia," kata Usman dalam perbincangan dengan Pro 3 RRI, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurutnya, euforia menonton langsung menjadi pemicu utama. Meski tim nasional Indonesia tidak berpartisipasi, sepakbola tetap menjadi olahraga paling populer di tanah air.
Hak siar dan jangkauan siaran
FIFA memilih TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia. Salah satu pertimbangannya adalah jangkauan siaran yang luas. Saat ini siaran TVRI telah menjangkau lebih dari 70 persen wilayah Indonesia.
Untuk memastikan akses, TVRI tidak hanya mengandalkan siaran terestrial. Stasiun itu menggandeng layanan OTT dan televisi berbayar lokal guna menjangkau daerah yang mengalami kendala jaringan atau pemancar.
Kategori lisensi nobar
TVRI membagi lisensi nobar ke dalam dua kategori, yaitu komersial dan nonkomersial. Pembagian ini dimaksudkan untuk mengatur skala acara dan kegiatan ekonomi di lokasi nobar.
- Kategori nonkomersial: ditujukan untuk UMKM, komunitas, serta warga tingkat RT dan RW. Penyelenggara pada kategori ini tidak boleh memungut tiket atau menaikkan harga jual.
- Kategori komersial: berlaku bagi hotel, kafe besar, dan penyelenggara acara bersponsor yang ingin menyelenggarakan nobar untuk tujuan bisnis.
Kerja sama siaran dan imbauan keamanan
Selain TVRI, Radio Republik Indonesia (RRI) ikut menyiarkan pertandingan dalam format audio untuk memperluas jangkauan. TVRI juga aktif melakukan edukasi akses siaran lewat media sosial dan sosialisasi langsung ke masyarakat.
"Presiden berharap jangan sampai ada satu orang pun yang tidak menikmati tayangan Piala Dunia," ujar Usman, menegaskan harapan pemerintah agar tayangan ini membawa kegembiraan luas.
Usman mengimbau agar penyelenggara nobar menjaga keamanan acara. Ia meminta panitia untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat sebelum menggelar kegiatan.
Implikasi ke depan
Kenaikan pengajuan lisensi menunjukkan potensi besar tontonan publik selama Piala Dunia. Langkah TVRI memperluas akses melalui berbagai kanal dan aturan lisensi diharapkan memastikan kegiatan nobar berjalan aman dan merata. Ke depan, pemantauan distribusi lisensi dan dukungan teknis di daerah terpencil menjadi kunci agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati pertandingan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Spanyol vs Portugal di Dallas: 'Final Kepagian' 16 Besar Piala Dunia
Spanyol dan Portugal bentrok di 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas; pengamat sebut "final kepagian" dan sor...
Erick Thohir Buka Asian Boxing U19-U23 2026 di GBK
Menpora Erick Thohir membuka Asian Boxing U19-U23 2026 di GBK (5-16 Juli), diikuti 488 delegasi dari 20 nega...
Newcastle Gaet Bazoumana Toure Gantikan Anthony Gordon
Newcastle mendatangkan Bazoumana Toure dari Hoffenheim pada 5 Juli 2026 dengan kontrak jangka panjang; media...
RANS Simba Bogor Bubarkan Tim Pelatih, Mulai Perombakan Skuad
RANS Simba Bogor melepas empat pelatih pada 3 Juli 2026 untuk memulai perombakan skuad demi perbaikan perfor...
Tersingkir, Timnas Tanjung Verde Disambut Bak Juara Saat Pulang
Timnas Tanjung Verde disambut bak pahlawan saat kembali pada 5 Juli 2026. Ribuan warga merayakan pencapaian...
Djokovic Pecahkan Rekor Federer, Melaju ke Perempatfinal Wimbledon 2026
Novak Djokovic melaju ke perempatfinal Wimbledon 2026 dan memecahkan rekor kemenangan tunggal putra Roger Fe...