Nasional

DPR Desak Langkah Darurat usai IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.176

Bagikan:
Grafik penurunan IHSG dan pelemahan nilai tukar rupiah

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak pemerintah dan otoritas moneter mengambil langkah darurat setelah pasar keuangan domestik diterpa aksi jual masif yang membuat IHSG anjlok dan rupiah melemah tajam. Seruan itu disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026, untuk segera memulihkan kepercayaan pasar dan mencegah dampak ekonomi yang lebih luas.

DPR minta intervensi cepat dan terukur

Marwan, politikus PKB dan mantan Mendes PDTT, menilai kondisi saat ini harus ditangani dengan cepat, cerdas, dan terukur. Ia menegaskan bahwa keadaan darurat pasar tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berisiko memicu penarikan dana asing besar-besaran.

"Pelemahan rupiah yang sangat dalam dan amblesnya IHSG ini adalah sinyal bahaya. Pemerintah harus segera melakukan intervensi pasar yang tepat, kondisi darurat seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,"

Penyebab dan risiko

Menurut Marwan, kejatuhan IHSG dipicu oleh kepanikan investor yang memicu aksi jual massal. Ia menekankan faktor psikologis pasar dan kepastian regulasi saat ini lebih menentukan stabilitas ketimbang sekadar data fundamental di atas kertas.

"Sentimen investor memegang kendali besar, ketika pelaku pasar melihat pemerintah punya strategi mitigasi yang jelas tekanan terhadap rupiah bisa diredam. Sebaliknya, jika ketidakpastian dipelihara, pasar keuangan kita bisa lumpuh,"

Beberapa risiko yang diingatkan antara lain:

  • Capital outflow yang memperparah depresiasi rupiah.
  • Kenaikan biaya impor yang memicu inflasi.
  • Gangguan likuiditas di pasar saham dan obligasi.

Dampak langsung bagi masyarakat

Marwan memperingatkan dampak pelemahan rupiah dapat langsung menjalar ke harga barang kebutuhan pokok. Ia menjelaskan, jika rupiah melemah ke level Rp18.000-an, biaya impor bahan baku industri akan naik dan mendorong inflasi harga barang di pasar.

Ia menilai pemulihan kepercayaan pasar harus menjadi prioritas agar tekanan ekonomi tidak berubah menjadi beban sosial bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Kondisi pasar terkini

Data pasar menunjukkan pemburukan signifikan pada awal pekan. Pada penutupan perdagangan Senin, 8 Juni 2026, IHSG turun sekitar 4 persen atau merosot 246 poin ke level 5.349. Selaras dengan itu, nilai tukar rupiah menembus Rp18.176 per dolar AS.

Tanggal IHSG Perubahan Rupiah (per USD)
8 Juni 2026 (penutupan) 5.349 -4% (−246 poin) Rp18.176

Marwan menekankan pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang meyakinkan, bukan hanya retorika, untuk memulihkan pasar dan melindungi masyarakat dari dampak lanjutan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait