Husen Kawal Pembangunan Lamongan Selatan: Pupuk, Alsintan, Pariwisata
Lamongan — Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.Ag., M.Pd., meninjau dan menyerap aspirasi warga Kecamatan Sambeng pada Jumat, 3 Juli 2026. Kunjungan itu memanfaatkan Reses Tahap II dan bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Lamongan Selatan. Fokus utama adalah hak pupuk bersubsidi, penguatan alat mesin pertanian, serta pengembangan pariwisata berbasis pelestarian cagar budaya.
Kawal hak pupuk bersubsidi dan kemandirian petani hutan
Husen menyoroti kesulitan yang dialami para pesanggem dan petani hutan dalam mengakses pupuk bersubsidi. Masalah utama adalah ketidakmasukan mereka dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga saat musim tanam kebutuhan tidak tercover.
"Pemerintah Kabupaten perlu melakukan penataan dan pendataan ulang secara menyeluruh terkait kebutuhan pupuk bersubsidi ini. Kita harus pastikan para pesanggem masuk dalam sistem agar produktivitas mereka terjaga,"
Ia mendorong pemerintah daerah dan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) melakukan verifikasi sehingga hak kelola yang sudah diberikan diakui secara resmi. Husen juga mengingatkan agar kawasan sensitif seperti hutan cagar, situs purbakala, hutan lindung, dan daerah resapan air tetap dijaga dan tidak dialihfungsikan.
Modernisasi pertanian dan pemerataan infrastruktur
Warga Dapil II meminta dukungan dalam bentuk alsintan dan pembangunan akses pertanian. Usulan tersebut meliputi:
- Hand tractor
- Pompa air
- Combine harvester ukuran sedang
- Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Tanggul Penahan Tanah (TPT)
Semua usulan akan diinput ke dalam SIPD pada Desember 2026 atau Januari 2027 untuk penyusunan Rencana APBD 2028. Husen menjanjikan agar hampir setiap desa menerima program pokok-pokok pikiran atau Pokir dalam rencana anggaran berikutnya.
Di sektor jalan, Husen memuji percepatan program Jamula (Jalan Mantap Alus Lamongan). Untuk ruas Mantup–Ngimbang, realisasi hampir tuntas menggunakan dana APBD kabupaten sebagai langkah strategis karena jalur tersebut menjadi urat nadi perekonomian selatan meski status aslinya jalan provinsi.
Pengembangan pariwisata berbasis cagar budaya
Husen juga menyoroti potensi wisata dan ekonomi kreatif di Desa Pataan, khususnya Situs Candi Pataan Airlangga. Kawasan itu kini mulai dikelola secara mandiri oleh warga melalui penataan reruntuhan, taman, dan fasilitas sederhana yang dikelola swadaya.
"Wisata di wilayah selatan Lamongan kini mulai tumbuh subur, baik yang dikelola oleh Pemerintah Desa maupun kelompok masyarakat. Ke depan, jika Pemkab hadir berintervensi, konsep yang harus diusung adalah integrasi antara destinasi wisata alam dan pelestarian cagar budaya,"
Husen berkomitmen berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata untuk menyusun strategi pengembangan destinasi yang matang. Ia juga mendorong pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif bagi ibu rumah tangga sebagai bagian dari pemulihan ekonomi lokal.
Kepala Desa Pataan, Bakri Cahyo Utomo, menyambut baik perhatian pimpinan DPRD. Ia menilai kehadiran Husen memberi dorongan nyata bagi kelanjutan program infrastruktur, kepastian akses pupuk, dan upaya pelestarian situs sejarah.
Langkah legislator ini diharapkan mempercepat akses layanan bagi petani hutan, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang ekonomi baru melalui pariwisata yang berwawasan pelestarian budaya.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Widarto: PDI Perjuangan Harus Perjuangkan Marhaen di Jember
Widarto minta PDI Perjuangan aktif bela masyarakat kecil dan tafsir ulang Marhaen sesuai tantangan zaman di...
Surabaya Terapkan CCTV Berbasis AI untuk Awasi Parkir
Komisi C DPRD Surabaya mengawal uji coba CCTV berbasis AI untuk menghitung kendaraan dan memvalidasi retribu...
Malam Jumat Legi Bondowoso: PDI Perjuangan Rangkul Warga Lewat Sholawat
DPC PDI Perjuangan Bondowoso gelar Malam Jumat Legi 2 Juli 2026: sholawat, khatmil Quran, dialog publik, dan...
Novita Hardini: Wajibkan Escrow Fund untuk Lindungi Dana Seller UMKM
Novita Hardini mendesak kewajiban escrow fund bagi platform digital untuk melindungi dana seller UMKM dari p...
Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep Jadi Lumbung Atlet
Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep digelar 1 Juli sebagai wadah pembinaan atlet muda dan seleksi men...
Banyuwangi: Ipuk Ajak Stakeholder Kolaborasi Atasi Masalah Kesehatan
Bupati Ipuk minta konsolidasi pemangku kesehatan Banyuwangi untuk fokus atasi problem prioritas kesehatan di...