Lamine Yamal Pulih dari Cedera Hamstring dan Masih Dibawa ke Piala Dunia
Lamine Yamal sempat khawatir tak bisa membela La Roja di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera hamstring pada akhir April saat membela FC Barcelona.
Cedera dan kekhawatiran
Pemain 18 tahun itu menderita cedera pada hamstring kaki kirinya saat melawan Celta Vigo. Akibatnya, Yamal harus absen hingga akhir musim 2025/2026 dan sempat diragukan untuk tampil di turnamen internasional.
Yamal mengaku cedera itu merupakan pengalaman pertama sepanjang karier profesionalnya, sehingga kecemasan sempat muncul ketika pemulihan dirasa memakan waktu lama.
“Saya belum pernah mengalami cedera hamstring seperti itu. Tetapi saya tahu bahwa waktu pemulihannya tidak akan singkat,”
Ia menyampaikan kekhawatirannya dalam wawancara dengan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pada 31 Mei 2026.
Proses pemulihan dan keputusan pelatih
Meski awalnya khawatir, proses rehabilitasi Yamal berjalan lancar. Pelatih Luis de la Fuente memutuskan tetap memasukkan Yamal ke skuad Piala Dunia.
Yamal kini memiliki peluang tampil sejak fase grup, tergantung kondisi saat pertandingan mendekat.
Jadwal dan peluang tampil
Spanyol membuka Grup H melawan Cape Verde pada 15 Juni 2026. Jika tidak dimainkan pada laga pembuka, Yamal berpeluang menjalani debut Piala Dunia saat menghadapi Arab Saudi pada 21 Juni 2026.
Antusiasme dan kesiapan tim
Pemain jebolan akademi La Masia itu menyatakan antusias menyambut turnamen pertamanya di level Piala Dunia. Ia percaya tim datang dengan modal kuat setelah menjadi juara Eropa.
“Saya rasa sejak Piala Eropa berakhir, kami semua telah memikirkan hari ini, dan kami semua sangat bersemangat. Kami akan memasuki turnamen sebagai juara Eropa, dan kami akan memberikan segalanya,”
Pemain lain yang masih dipantau
Selain Yamal, beberapa pemain masih dalam pengawasan medis menjelang keberangkatan ke Piala Dunia:
- Nico Williams (Winger, Athletic Bilbao) — masih menjalani pemulihan cedera.
- Mikel Merino (Gelandang, Arsenal) — baru pulih dari cedera jangka panjang.
Situasi fisik pemain akan terus dipantau hingga keputusan akhir skuad dan saat pertandingan pertama. Keputusan itu akan menentukan sejauh mana Yamal dan rekan-rekannya dapat berkontribusi untuk ambisi Spanyol di Piala Dunia 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pogacar Menang Etape 19, Dekatkan Gelar Tour de France 2026
Tadej Pogacar menang Etape 19 Gap–Alpe d'Huez pada 24 Juli 2026 dan makin mengokohkan posisi puncak klasemen...
PBSI Pantau Talenta Muda di Kapolri Cup 2026, Jalan ke Pelatnas
PBSI memantau talenta muda di Kapolri Cup 2026 (27 Juli–1 Agustus) sebagai jalur poin nasional dan peluang m...
Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup 2026, Jumpa Vietnam
Timnas voli putra Indonesia melaju ke semifinal SEA V Cup 2026 usai kalahkan Filipina 3-1 di Jakarta, dan ak...
Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Jerman pada 24 Juli, menandatangani kontrak empat tahun h...
Klopp Ditunjuk Pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030 dengan misi membangkitkan kembali k...
Resmi Gantikan Nagelsmann, Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp resmi ditunjuk pelatih timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Julian Nagelsmann se...