Lakalantas di Tol Sergai: Toyota Hiace Tabrak Truk, 3 Luka
Sei Rampah, Serdang Bedagai — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas tol Medan–Tebing Tinggi KM 70,900, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Jumat (11/9) sekitar pukul 02.30 WIB. Sebuah Toyota Hiace penumpang menabrak bagian belakang truk tronton, mengakibatkan bagian depan minibus ringsek dan tiga penumpang luka-luka. Diduga penyebab kecelakaan adalah pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng dari jalur cepat ke jalur lambat dan menabrak truk yang berada di depannya.
Kronologi kejadian
Minibus Toyota Hiace bernomor BB 4309 BB yang dikemudikan Maratur Sibagariang berjalan dari arah Tebing Tinggi menuju Medan di jalur cepat. Sesampainya di KM 70,900 pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan masuk jalur lambat.
Kemudian, minibus menabrak bagian belakang satu unit truk tronton bak kayu yang melaju di depannya. Setelah benturan, sopir truk dan truk tersebut meninggalkan lokasi tanpa diketahui identitasnya.
Korban dan penanganan
Akibat benturan keras, tiga penumpang mengalami luka pada kepala dan kaki. Ketiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
- Lemiston Ego Simamora, 49 tahun
- Musyawarah Halawa, 21 tahun
- Naomi Fransiska Pardede, 45 tahun
Semua korban dirawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam untuk penanganan medis lebih lanjut.
Tindakan kepolisian
Polres Serdang Bedagai segera menindaklanjuti laporan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan memeriksa rekaman CCTV tol untuk mengidentifikasi truk yang melarikan diri.
“Kasusnya telah ditangani, petugas Kepolisian telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengecek kondisi para korban di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam, serta berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja dan memeriksa rekaman CCTV tol untuk mengidentifikasi truk yang melarikan diri dari TKP setelah tabrakan,” terang AKP Bringin Jaya.
Imbauan keselamatan
Petugas menghimbau pengendara agar mengutamakan keselamatan saat berkendara di tol. Kewaspadaan dan manajemen istirahat penting untuk mencegah kecelakaan akibat kantuk.
“Apabila merasa lelah atau mengantuk, pengemudi sangat disarankan untuk segera beristirahat di rest area terdekat dan tidak memaksakan diri demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”
Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui identitas sopir truk serta rincian penyebab. Pihak kepolisian terus memeriksa bukti rekaman dan saksi untuk melengkapi berkas penyidikan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Vonis 7 Tahun untuk Eks Kepala Sales Inalum Joko Susilo
Eks Kepala Sales Inalum Joko Susilo divonis 7 tahun dan denda Rp500 juta atas korupsi penjualan aluminium ya...
Wapres Gibran Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Wapres Gibran dan Gubernur Sumut meninjau korban dugaan keracunan MBG di Karo pada 11 Sept; pemerintah menja...
Brigadir IH Didemosi 5 Tahun dan Ditugaskan ke Propam 30 Hari
Polda Sumut mendemosi Brigadir IH lima tahun dan menempatkannya di Propam 30 hari terkait kelalaian pengaman...
Kejari Terima SPDP Winda Lorenza, Sabu 398,2 g dan TPPO Digagalkan di Kualanamu
Kejari Medan terima SPDP kasus kematian Winda Lorenza; Polda Sumut sita 398,2 g sabu di Kualanamu; petugas g...
Wabup: Penelitian Mahasiswa IAKN Harus Jawab Masalah Daerah
Wabup Tapanuli Utara minta penelitian Pascasarjana IAKN Tarutung fokus pada solusi riil yang mendukung kebij...
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba di Deliserdang
Polrestabes Medan menangkap MF di Desa Bandar Setia, Deliserdang; disita dua paket sabu dan 53 pil ekstasi....