Kadis Kesehatan Labuhanbatu Kunjungi Balita Penderita Hipospadia
RANTAU PRAPAT — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga S.Si Apt MM, mengunjungi kediaman seorang balita berinisial MAR di Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kamis (5/11). Kunjungan dilakukan untuk melihat kondisi medis anak dan memberikan dukungan kepada keluarga terkait kelainan bawaan hipospadia.
Kondisi pasien
MAR berusia 3 tahun 4 bulan. Anak ini mengalami hipospadia, yakni kelainan bawaan pada bayi laki-laki di mana lubang uretra tidak berada di ujung kepala penis melainkan di bagian bawah penis. Tingkat keparahan dapat bervariasi dan memerlukan penanganan medis sesuai kondisi.
Rombongan dan tujuan kunjungan
Kunjungan dipimpin langsung oleh Kadis Kesehatan dan didampingi Kepala Desa Cinta Makmur, Ego Wiharno; Kepala Puskesmas Teluk Sentosa, H. Bangun Hidayah Nasution S.KM M.KM; serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Tim datang untuk melakukan pemantauan langsung, memberi dukungan moril, serta menjajaki langkah tindak lanjut pelayanan kesehatan.
Respon keluarga dan suasana kunjungan
Suasana haru menyelimuti pertemuan. Kedua orang tua MAR tampak terharu dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian dari jajaran dinas kesehatan dan perangkat desa. Kehadiran tim dianggap memberi semangat dan harapan bagi keluarga dalam menghadapi kondisi anak mereka.
Pesan Dinas Kesehatan
Kepala Dinas menyatakan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan berkomitmen memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya anak-anak dengan gangguan sejak lahir. Ia menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor untuk memastikan akses layanan yang tepat.
Koordinasi lintas sektor
Dinas Kesehatan mendorong koordinasi antara pihak puskesmas, pemerintah desa, dan program kesejahteraan sosial. Tujuannya agar keluarga mendapatkan informasi, pendampingan, serta rujukan medis yang diperlukan dengan cepat dan tepat.
Tindak lanjut dan harapan
Melalui kunjungan ini diharapkan keluarga MAR memperoleh dukungan lanjutan, termasuk rujukan ke fasilitas spesialis jika diperlukan. Penanganan medis akan disesuaikan dengan kebutuhan klinis anak agar hasilnya optimal.
Kehadiran petugas kesehatan di rumah warga menegaskan bahwa peran pemerintah bukan hanya menyediakan layanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan dukungan saat masyarakat menghadapi ujian kesehatan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pengukuhan PPIR Korda Batubara, Wabup Syafrizal Tegaskan Sinergi
Wabup Batubara Syafrizal mengukuhkan PPIR Korda Batubara Jumat (6/11) dan mendorong sinergi untuk dukung pem...
AYAM FC Batubara Juara LFN Sumut, Melaju ke Putaran Nasional
AYAM FC Batubara juara LFN Sumut 2026 dan akan mewakili Sumut pada putaran nasional Liga Futsal Nusantara Fe...
Polres Labuhanbatu Gelar Warung Polri, Bagikan 400 Porsi Gratis
Polres Labuhanbatu menggelar Warung Polri Presisi ke-31 di Rantauprapat pada 6 November, membagikan 400 pors...
Wagub Sumut: Semua Elemen Harus Terlibat dalam Pendidikan Kristen
Wagub Sumut Surya buka Rakerwil MPKW Sumut-Aceh, minta seluruh elemen terlibat dalam transformasi sekolah Kr...
Registrasi Perlinsos Digital Sumut Baru 22,8%, Pemprov Kejar Target
Registrasi Perlinsos Digital Sumut baru 22,8% dari target; Pemprov percepat verifikasi dan sinkronisasi biom...
Polres Labusel Bagikan Helm dan Jaket di Operasi Patuh Toba
Polres Labuhanbatu Selatan membagikan helm, jaket, dan payung saat Operasi Patuh Toba 2026 di Kotapinang unt...