Polsek Siantar Martoba Mediasi Perselisihan Gara-gara Kotoran Kucing
Siantar — Polsek Siantar Martoba menengahi perselisihan warga di Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang bermula dari sengketa soal kotoran kucing. Mediasi digelar oleh Bhabinkamtibmas dan lurah pada Jumat (31/7) dan berakhir dengan kesepakatan damai.
Mediasi cepat oleh aparat setempat
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik menugaskan Bhabinkamtibmas Aiptu Januar Butarbutar untuk menangani pengaduan tersebut. Aiptu Januar bersama Lurah Setia Negara Didi Kimanto memfasilitasi pertemuan kedua pihak di kantor kelurahan di Jl. Abdi Negara.
Kronologi singkat kejadian
Keluhan awal datang dari pihak pertama berinisial AAPP. Dalam surat pengaduan disebutkan bahwa pihak kedua berinisial NT membawa kotoran kucing dari halaman rumahnya ke halaman AAPP pada Selasa, 21 Juli. Tidak lama setelah itu, NT diduga melakukan kekerasan terhadap kucing yang berada di halaman AAPP hingga menyebabkan kelumpuhan pada salah satu kaki hewan tersebut.
Pada pertemuan mediasi, NT mengakui perbuatannya sesuai laporan AAPP, namun menyatakan tindakannya dipicu rasa kesal. NT mengatakan sering menemukan kotoran kucing di warung tempat ia berjualan, yang menurut NT berasal dari kucing peliharaan AAPP. Sementara itu, AAPP menegaskan bahwa kotoran tersebut bukan milik hewan peliharaannya.
Hasil mediasi dan langkah penyelesaian
Meski ada perbedaan pendapat soal asal kotoran, kedua pihak sepakat menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan. Mereka menandatangani surat pernyataan bermeterai yang memuat komitmen perdamaian. NT berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan kepada NT agar tidak melakukan kekerasan terhadap hewan. Dalam penutupan, Kapolsek menegaskan bahwa masalah itu telah selesai melalui upaya mediasi dan problem solving.
"Kedua belah pihak sudah membuat surat pernyataan perdamaian, hingga permasalahan itu selesai dengan problem solving,"
Implikasi dan penutup
Kasus ini menunjukkan peran aktif aparat kelurahan dan Bhabinkamtibmas dalam meredam konflik kecil di lingkungan. Penyelesaian secara kekeluargaan diharapkan mencegah eskalasi dan menjaga ketertiban lingkungan setempat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...