Olahraga

Shin Tae-yong: Los Angeles Bisa Jadi 'Kandang Kedua' Korea

Bagikan:
Shin Tae-yong membahas keuntungan Korea bermain di Los Angeles pada Piala Dunia 2026

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyatakan Los Angeles bisa menjadi keuntungan besar bagi Korea Selatan di Piala Dunia 2026 jika mereka finis sebagai runner-up Grup A. Pernyataan itu disampaikan usai laga kedua, Jumat 19 Juni 2026, setelah Korea kalah 0-1 dari Meksiko di Stadion Guadalajara, Meksiko.

Mengapa Los Angeles dianggap menguntungkan

Shin menjelaskan posisi di klasemen grup menentukan lokasi babak berikutnya. Jika Korea finis kedua, laga berikutnya berpotensi digelar di Los Angeles, Amerika Serikat.

"Salah satu cara terbaik adalah kami bisa mencapai peringkat kedua di grup,"

Pelatih yang membawa Korea ke Piala Dunia 2018 itu menekankan keuntungan nonteknis. Dia menyebut komunitas Korea di Los Angeles sangat besar, sehingga tim bisa merasakan atmosfer layaknya bermain di kandang sendiri.

"Ada banyak orang Korea di sana tinggalnya, jadi mungkin bisa merasakan bermain seperti home nanti di sana,"

Dukungan diaspora dan dampak psikologis

Menurut Shin, dukungan komunitas bisa memberi dorongan moral dan kepercayaan diri. Atmosfer serupa kandang itu dianggap bernilai psikologis, terutama dalam pertandingan bernilai eliminasi.

Ia menilai keberadaan banyak warga Korea di Los Angeles membuat Son Heung-min dan rekan setim berpeluang mendapat dukungan penuh. Dukungan itu, kata Shin, dapat menjadi modal tambahan menuju babak 16 besar.

Posisi Grup A setelah matchday kedua

Usai kekalahan dari Meksiko, Korea menempati posisi kedua Grup A dengan tiga poin. Berikut posisi sementara Grup A:

Posisi Tim Poin Keterangan
1 Meksiko 6 Puncak klasemen
2 Korea Selatan 3 Satu menang, satu kalah
3 Republik Ceko 1 Satu poin
4 Afrika Selatan 1 Satu poin

Proyeksi dan langkah selanjutnya

Korea masih berpeluang lolos ke babak 16 besar, namun hasil laga ketiga akan menentukan. Shin tampak mempertimbangkan strategi nonteknis saat membahas lokasi pertandingan berikutnya.

Situasi ini memberi dimensi baru pada perhitungan taktis dan logistik. Jika benar Los Angeles menjadi tuan rumah laga penting, dukungan diaspora bisa jadi faktor pembeda.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait