Olahraga

Kongo Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Desabre Puji Pemain

Bagikan:
Skuad RD Kongo merayakan kemenangan yang mengantarkan ke babak 32 besar Piala Dunia 2026

Timnas Republik Demokratik Kongo melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menekuk Uzbekistan 3-1 pada pertandingan terakhir Grup K di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu, 28 Juni 2026. Kemenangan itu mengantar Kongo lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, sekaligus menandai langkah ke fase gugur pertama sejak tampil dengan nama Zaire pada 1974.

Kemenangan bersejarah di Atlanta

Laga di Atlanta berakhir dengan skor 3-1 untuk Kongo. Tim sempat tertinggal di babak pertama, namun mampu membalikkan keadaan pada paruh kedua dan mengunci tiket ke fase knock-out. Hasil ini mencatat sejarah baru bagi sepak bola Kongo di pentas dunia.

Gol dan jalannya pertandingan

RD Kongo membalikkan defisit melalui dua gol dari Yoane Wissa dan satu gol oleh Fiston Mayele. Perubahan momentum terjadi di paruh kedua setelah tim menunjukkan tekanan dan efektivitas di depan gawang lawan. Gol-gol tersebut menjadi kunci kemenangan yang memastikan tempat Kongo di babak 32 besar.

Peran pemain pengganti dan pujian pelatih

Pelatih Sebastien Desabre memberi apresiasi khusus kepada pemain yang diberi kesempatan tampil pada laga penutup grup. Menurutnya, tenaga segar yang masuk membantu mengubah jalannya pertandingan dan memberikan kualitas yang dibutuhkan tim pada momen krusial.

"Kami percaya kepada seluruh pemain di dalam skuad. Mereka menunjukkan karakter dan kualitas saat tim membutuhkannya,"

Desabre menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari proses panjang dan kerja kolektif. Ia memuji karakter dan keyakinan pemain ketika menghadapi tekanan selama pertandingan.

Menatap babak 32 besar: lawan Inggris

Kongo kini beralih fokus ke pertandingan babak 32 besar melawan Inggris yang dijadwalkan pada Rabu, 1 Juli 2026. Pelatih optimistis para pemain yang berkarier di Liga Inggris akan menjadi modal penting untuk menghadapi tim besar di fase gugur.

Makna dan prospek ke depan

Kolosnya Kongo ke fase gugur memberi sinyal kuat perkembangan sepak bola negara tersebut. Selain mengakhiri penantian panjang sejak 1974, hasil ini berpotensi meningkatkan eksposur pemain Kongo di level klub dan internasional. Pertandingan melawan Inggris akan menjadi ujian kapasitas tim untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait