Olahraga

Desabre Bangga, Kongo Tersingkir 1-2 oleh Inggris di Piala Dunia

Bagikan:
Sebastian Desabre memberi komentar usai Kongo kalah 1-2 dari Inggris di Piala Dunia 2026

Timnas Republik Demokratik Kongo harus mengakhiri kiprah di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Inggris pada babak 32 besar, Kamis, 2 Juli 2026. Pelatih Sebastian Desabre mengakui kekecewaan, tetapi menilai penampilan timnya layak mendapat pujian karena memberi perlawanan sengit kepada lawan yang lebih berpengalaman.

Desabre puji perjuangan pemain

Desabre menyatakan timnya seharusnya bisa memenangi pertandingan itu. Ia menyoroti performa kolektif tim yang bermain baik sepanjang laga dan menunjukkan karakter juang.

Kami kecewa karena merasa bisa memenangkan pertandingan. Kami bermain sangat baik, tetapi pada akhirnya kami menyia-nyiakan dua peluang, salah satu pemain terbaik dunia mencetak dua gol ke gawang kami,

Pengalaman sebagai modal penting

Pelatih asal Prancis itu menilai pertemuan melawan tim papan atas dunia menjadi pengalaman berharga bagi perkembangan sepak bola Kongo. Menurutnya, kesempatan tampil di panggung besar akan membantu pembinaan jangka panjang.

Para pemain pantas mendapatkan ucapan selamat. Mereka memperoleh pengalaman berharga dengan menghadapi tim-tim besar, dan seperti inilah cara membangun sepak bola Kongo.

Detail kekalahan dan faktor penentu

Desabre mengakui timnya kalah dari segi pengalaman dalam momen-momen krusial. Meski demikian, ia menyoroti kualitas individu lawan yang menjadi pembeda dalam hasil akhir laga.

Kami sedikit kurang berpengalaman pada akhir pertandingan. Itulah sepak bola, tetapi kami akan terus belajar, berkembang, dan melanjutkan perjalanan kami,

Pelatih itu khususnya menyinggung penampilan striker Inggris yang mencetak dua gol dan memutuskan hasil pertandingan. Menurut Desabre, itulah perbedaan antara tim yang sudah matang dan tim yang sedang berkembang.

Salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan, tetapi itulah kualitas pemain hebat.

Prospek ke depan untuk sepak bola Kongo

Di akhir pernyataannya, Desabre menyampaikan kebanggaan kepada publik Republik Demokratik Kongo dan berharap penampilan tim di turnamen ini menjadi fondasi pembangunan sepak bola nasional.

Kami berjuang dengan semangat rakyat Kongo. Kami mampu memainkan sepak bola yang bagus melawan salah satu tim terbaik dunia, dan itulah yang akan diingat orang-orang tentang Kongo.

Dengan modal pengalaman ini, Desabre optimistis tim akan terus berkembang dan memperbaiki aspek pengalaman di momen-momen penentu. Kekalahan ini menutup babak, namun memberi arah bagi pembinaan selanjutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait