Plt. Bupati Langkat Hadiri Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Penampen
Penampen, Karo — Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH., menghadiri perayaan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Desa Penampen, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kunjungan itu sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya dan penguatan silaturahmi antarwarga.
Kehadiran pejabat dan sambutan warga
Plt. Bupati Langkat tiba bersama rombongan dan disambut hangat oleh Kepala Desa Penampen, Paten Bangun, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran pejabat daerah dianggap meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga dan memberi dukungan nyata pada tradisi lokal.
Rombongan yang mendampingi Tiorita antara lain:
- Eka Syahputra Depari (Kepala Badan Keuangan Daerah)
- Indri Nugraheni (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)
- Robby Deritawan Sitepu (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)
- Dameka Putra Singarimbun (Kepala Satpol PP)
- dr. Juliana (Kepala Dinas Kesehatan)
- dr. Dhermawati Bangun (Direktur RSUD Tanjung Pura)
- Beni Sukmaria Ginting (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana)
“Terima kasih atas kehadiran Ibu Plt. Bupati Langkat beserta rombongan. Kehadiran ini merupakan kehormatan bagi masyarakat Desa Penampen dan semakin memperkuat kebersamaan dalam menjaga tradisi budaya Karo,”
ujar Paten Bangun saat memberikan sambutan.
Makna dan pesan pelestarian
Dalam pidatonya, Tiorita mengapresiasi warga yang menyelenggarakan Kerja Tahun dan menekankan pentingnya menjaga warisan budaya. Ia menyebut tradisi itu sebagai ungkapan syukur sekaligus penguat persatuan antarwarga.
“Tradisi ini adalah identitas masyarakat Karo yang harus terus dijaga. Pemerintah Kabupaten Langkat akan selalu mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah sekaligus memperkuat jati diri bangsa,”
kata Plt. Bupati Tiorita.
Harapan dan hubungan lintas daerah
Tiorita juga menitipkan salam hormat dan doa kepada tokoh masyarakat Karo, Musa Bangun, putra asli Desa Penampen. Ia berharap Musa Bangun terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Perayaan adat ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat lintas daerah. Pemerintah melihat kebudayaan sebagai aset yang mempererat persatuan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Perayaan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Penampen menjadi contoh konkret bagaimana dukungan pemerintah daerah dapat mendorong pelestarian nilai-nilai lokal tanpa mengorbankan dinamika pembangunan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...