Kerja bakti Tugu Pancasila Magetan: PAC PDI-P Cat Tugu di Takeran
kerja bakti Tugu Pancasila Magetan digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Takeran bersama warga pada Minggu (21/6/2026) di lapangan Kelurahan Takeran. Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Bulan Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila, sekaligus merawat monumen bersejarah di tingkat lokal.
Aksi pembersihan dan pengecatan
Kerja bakti Tugu Pancasila Magetan difokuskan pada pembersihan permukaan dan pengecatan ulang Tugu Pancasila yang berada di lapangan Kelurahan Takeran. Kegiatan dimulai pagi hari dan melibatkan kader dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga pengurus ranting.
Para peserta membawa peralatan cat, sikat, dan alat kebersihan. Aksi berjalan bergotong-royong sehingga tugu tampak bersih dan warna cat kembali segar setelah beberapa waktu kusam akibat cuaca.
Pesan kebangsaan dari pengurus partai
Pimpinan PAC PDI-P Takeran, Aris Budiyono, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar bersih-bersih. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana pembumian nilai-nilai kebangsaan di akar rumput.
"Kami bersama-sama warga melakukan pengecatan Tugu Pancasila ini sebagai bagian dari upaya membumikan Pancasila sebagai dasar negara. Ini adalah satu-satunya ideologi bangsa yang harus terus kita pertahankan,"
Aris menambahkan bahwa pendekatan simbolis seperti merawat monumen membantu menguatkan rasa memiliki terhadap bangsa dan sejarah lokal.
Nilai gotong royong dan pendidikan sivik
Wakil Ketua DPC PDI-P Magetan, Pipit Mulyono, turut hadir dan menyampaikan pesan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Pipit mengaitkan aksi kolektif merawat fasilitas publik dengan praktik gotong royong yang termaktub dalam sila Pancasila.
"Ini adalah wujud bakti dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merawat Tugu Pancasila sama nilainya dengan menghormati jasa para pahlawan yang telah merumuskan dasar negara kita,"
Ia berharap generasi muda di Magetan dapat terus mengingat dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Implikasi dan langkah ke depan
Kegiatan kerja bakti Tugu Pancasila Magetan menunjukkan keterlibatan partai politik dan masyarakat dalam merawat warisan simbolik bangsa. Ke depan, para penyelenggara berencana menggelar kegiatan serupa di titik bersejarah lain untuk memperkuat pendidikan sejarah dan kebangsaan.
Dengan pengecatan dan perawatan yang rutin, tugu-tugu semacam ini diharapkan menjadi media pendidikan publik yang terus mengingatkan warga pada nilai Pancasila dan jasa para pendiri bangsa.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pertumbuhan 5,29% Triwulan II 2026, DPR: Waspadai Perlambatan Industri
Said Abdullah apresiasi pertumbuhan 5,29% triwulan II 2026, namun ingatkan waspada perlambatan industri peng...
Wakil DPRD Minta Jalur Pendakian Gunung Piramid Ditutup Sementara
Wakil Ketua DPRD Bondowoso minta penutupan sementara jalur Gunung Piramid setelah dua pendaki tewas, untuk e...
Eri Cahyadi Tekankan Pendidikan Pancasila di Sekolah Rakyat Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pendidikan karakter berbasis Pancasila di Sekolah Rakyat SRT 2 Surabaya saa...
Kediri Salurkan 216 Alsintan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Pemkab Kediri menyalurkan 216 unit alsintan dan memperkuat irigasi untuk meningkatkan produktivitas dan keta...
DPRD Surabaya Minta DPR Perjuangkan Anggaran APBN untuk Banjir
DPRD Surabaya mendorong anggota DPR RI Dapil Surabaya memperjuangkan alokasi APBN untuk pengendalian banjir,...
Soekarno Cup 2026 Siap Digelar di Surabaya, Pembukaan 10 Agustus
Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh untuk pembukaan 10 Agustus di Surabaya; persiapan teknis...