Ekonomi

KENA Collection Kembangkan UMKM dan Gerakan Sosial Sahabat KENA

Bagikan:
KENA Collection dan kegiatan pelatihan pembuatan aksesori di panti asuhan

KENA Collection menjadi UMKM binaan Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan yang dirintis mahasiswa melalui P2MW, dan kini berkembang menjadi gerakan sosial bernama Sahabat KENA. Hal itu disampaikan Founder Sahabat KENA, Erini Junita Sari B.A. (Hons), M.Sc., saat Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 18 Juli 2026. Perubahan struktur organisasi dilakukan untuk memperjelas identitas usaha dan program sosial yang berjalan.

Awal pendanaan dan kelanjutan usaha

KENA Collection bermula sebagai proyek mahasiswa yang mengikuti program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha, atau P2MW, pada 2024. Tim memperoleh pendanaan dari program tersebut dan mulai mengembangkan lini produk aksesori. Setelah program resmi berakhir, mahasiswa bersama pembina memutuskan melanjutkan usaha secara mandiri.

Pada tahun itu kami memperoleh pendanaan dari Program P2MW, kata Erini. Setelah program berakhir, saya bersama mahasiswa tetap melanjutkan pengembangan KENA Collection.

Pelatihan dan kegiatan sosial di panti asuhan

Selain menjalankan usaha, tim KENA Collection aktif menggelar kegiatan sosial di sejumlah panti asuhan. Kegiatan diarahkan sebagai pelatihan keterampilan pembuatan aksesori sederhana untuk anak-anak. Cara ini dipilih agar kegiatan sosial bersifat produktif dan memberi nilai tambah bagi peserta.

Kami mengajarkan anak-anak membuat gelang, kalung, dan aksesori sederhana. Produk KENA Collection sendiri menggunakan bahan batu alam dan kain sasirangan, sedangkan untuk pelatihan di panti kami menggunakan manik-manik dan batu hias, jelas Erini.

Material yang digunakan terbagi menurut tujuan kegiatan:

  • Produk KENA Collection: batu alam dan kain sasirangan
  • Pelatihan panti asuhan: manik-manik dan batu hias

Pemecahan identitas dan pembentukan Sahabat KENA

Awalnya usaha dan program sosial berjalan dalam satu wadah. Namun tim menemukan kendala komunikasi dan identitas di mata publik. Masyarakat kerap mengenal kegiatan sosial, tetapi informasi yang ditemukan justru mengarah ke akun UMKM.

Banyak orang mengenal kegiatan sosial kami, tetapi ketika mencari informasi justru menemukan akun UMKM, ujar Erini sebagai alasan perubahan struktural. Karena itu, pada 2026 kami memisahkan kegiatan sosial menjadi Sahabat KENA, sedangkan KENA Collection tetap fokus sebagai UMKM.

Pemisahan ini diharapkan memudahkan publik membedakan peran kedua entitas. Dengan struktur baru, KENA Collection dapat fokus pada pengembangan produk dan pemasaran, sementara Sahabat KENA mengatur program sosial dan pelatihan. Ke depan, kedua inisiatif berpotensi bersinergi tanpa menimbulkan kebingungan identitas.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait