Mensos: Program Kemensos Harus Bergerak Satu Arah pada 2027
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan seluruh program dan anggaran Kementerian Sosial harus terintegrasi pada 2027 untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Pendalaman Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) 2027 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 29 Juni 2026.
Momentum integrasi pada 2027
Menurut Mensos, tahun 2027 menjadi titik untuk menyatukan berbagai program yang selama ini berjalan terpisah. Tujuannya agar program saling melengkapi dan menghasilkan dampak terukur terhadap target kesejahteraan sosial.
"Tahun 2027 adalah tahun kita memasang atap sekaligus menyambungkan aliran listrik dan air ke seluruh ruangan. Tahun di mana komponen-komponen yang selama ini berdiri sendiri-sendiri harus tersambung menjadi satu rumah yang utuh dan berfungsi," kata Gus Ipul.
"Tahun 2027 menentukan apakah rumah kita benar-benar menyatu atau hanya kumpulan kamar yang berdiri sendiri-sendiri. Karena itu kita harus mulai menyambungkan satu dengan yang lain," tambahnya.
Target dan indikator kinerja
Kementerian menargetkan beberapa indikator utama pada 2027. Sasaran meliputi peningkatan Indeks Kesejahteraan Sosial menjadi 64,66, serta mendorong satu juta keluarga mencapai graduasi sejahtera. Selain itu, Kemensos menargetkan meluluskan 1,5 juta keluarga dari kemiskinan setiap tahun.
Ketepatan sasaran bantuan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ditargetkan mencapai 85 persen. Mensos menekankan bahwa setiap unit kerja harus menunjukkan kontribusi nyata terhadap indikator kementerian, bukan sekadar daftar kegiatan.
Tiga agenda besar prioritas
Gus Ipul merinci tiga fokus kebijakan untuk mencapai target tersebut. Pertama, digitalisasi bantuan sosial agar penyaluran lebih tepat sasaran. Kedua, penguatan Sekolah Rakyat melalui Badan Pengembangan SDM dan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Ketiga, integrasi Program Kesejahteraan Rakyat (PROKESRA) sebagai ekosistem graduasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Menurut Mensos, ketiga terobosan ini hanya efektif jika dijalankan secara terpadu.
Anggaran dan tantangan implementasi
Pagu indikatif Kemensos untuk 2027 mencapai Rp84,7 triliun, dengan sekitar 85 persen dialokasikan untuk bantuan sosial. Selain itu, ada usulan anggaran program prioritas sebesar Rp22,49 triliun yang telah memperoleh persetujuan Komisi VIII DPR RI.
"Kita memegang prinsip bantuan sementara, berdaya selamanya," ujar Gus Ipul, menegaskan tujuan akhir bukan membuat ketergantungan tetapi mendorong kemandirian.
Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menambahkan penyusunan program dan anggaran 2027 harus selaras dengan RPJMN 2025-2029 dan Asta Cita Presiden. Fokus diarahkan pada penyaluran bantuan adaptif, pengembangan care economy, dan penguatan lembaga kesejahteraan sosial lewat akreditasi.
"Seluruh program harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap target RPJMN. Termasuk peningkatan Indeks Kesejahteraan Sosial sekaligus mempercepat graduasi keluarga miskin menuju kemandirian," kata Robben.
Implikasi ke depan
Keberhasilan program 2027 bergantung pada kemampuan unit kerja membangun integrasi lintas fungsi dan daerah. Jika terwujud, integrasi diharapkan mempercepat penurunan kemiskinan dan memperkuat kemandirian sosial keluarga penerima manfaat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
AHY: Proyek Infrastruktur Harus Beri Dampak Ekonomi ke Rakyat
AHY minta proyek infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langs...
Guru PPPK di Daerah 3T Diprioritaskan Ikut Seleksi PNS
DPR minta guru PPPK di daerah 3T diprioritaskan ikut seleksi PNS 2027 sebagai bentuk penghargaan dan upaya m...
MenHAM: Pelayanan Pemerintahan untuk Papua Gratis, Stop Bawa Uang ke Jakarta
MenHAM Natalius Pigai menegaskan pelayanan administrasi dan pembangunan Papua di pemerintah pusat gratis; ia...
Wamentrans: Calon Transmigran Wajib Ikut Pelatihan Keterampilan
Wamentrans Viva Yoga menegaskan calon transmigran wajib menjalani verifikasi, pelatihan, dan pendidikan tekn...
KLH Hentikan Pembuangan Limbah Ilegal di Empat Lokasi Sungai Cileungsi
KLH menghentikan pembuangan limbah ilegal di empat lokasi sepanjang Sungai Cileungsi dan memasang papan peri...
Polri Kirim 2,1 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Polri mengirim 2.102 kg logistik dari Surabaya ke Labuan Bajo pada 20 Agustus 2026 untuk korban gempa NTT, m...