Kemenko Pangan Susun 10 Langkah Percepat Swasembada Kedelai
Kementerian Koordinator Bidang Pangan10 langkah utama untuk mempercepat swasembada kedelai nasional. Langkah ini mencakup ketersediaan lahan, benih unggul, pupuk, alat mesin pertanian, irigasi, sumber daya manusia, pembiayaan, hilirisasi, kepastian pasar, dan perlindungan dari kedelai impor. Rencana ini dipaparkan pada Seminar Nasional Menguatkan Ketahanan Pangan Nasional di Jakarta, Senin 27 Juli 2026.
Rangka 10 langkah dan fokus kebijakan
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian mengatakan peningkatan produksi kedelai harus dikuatkan dari hulu hingga hilir. Tujuannya agar kebutuhan bahan baku industri pangan, seperti tahu, tempe, dan kecap, semakin banyak dipenuhi dari produksi dalam negeri.
"Kuncinya, lahannya harus ada, benih unggulnya harus ada, pupuknya cukup, alat mesin pertanian mendukung, irigasi kecukupan air, sumber daya manusianya jelas, pembiayaan, hilirisasi, kepastian pasar. Karena sebagai sisi penyerapan, dan perlindungan dari kedelai impor."
Target areal dan realisasi tanam 2026
Pemerintah menargetkan pengembangan areal tanam kedelai seluas 50.000 hektare pada 2026. Jadwal tanam direncanakan sepanjang Januari hingga November, namun realisasi awal tercatat masih terbatas.
Hingga laporan terakhir, realisasi tanam mencapai 2.956 hektare.
Produksi, kebutuhan, dan ketergantungan impor
Data Kemenko Pangan menunjukkan beberapa angka penting terkait produksi kedelai:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Produksi 2025 | 78.693 ton |
| Rata-rata produksi 2021-2025 | 227.622 ton |
| Produksi 2026 hingga Mei | 7.691 ton (panen 5.048 ha) |
| Rata-rata produksi bersih 2022-2026 | 190.223 ton (8,14% dari kebutuhan) |
| Rata-rata impor 2022-2026 | 2.459.519 ton (93,58% dari kebutuhan) |
| Kebutuhan nasional rata-rata 2022-2026 | 2.620.294 ton |
Perbenihan dan kemandirian benih
Sebagai bagian dari penguatan perbenihan, penangkaran pada akhir 2025 dilakukan di lahan seluas 1.420 hektare dan menghasilkan calon benih 5.680 ton. Dari jumlah itu, 3.550 ton telah bersertifikat.
"Setelah benih didapat, mesti ditumbuhkan lagi. Nanti semester kedua ada lagi dan seterusnya."
Tantangan: lahan, regenerasi, dan digitalisasi
Salah satu kendala utama adalah keterbatasan lahan. Tanaman kedelai sering bersaing dengan komoditas pangan lain seperti padi sehingga perlu strategi selain perluasan lahan saja.
"Posisinya memang kan kita butuh ada lahan. Lahan kedelai dengan lahan pangan di padi kurang lebih tempatnya bisa sama, jadi luas lahannya itu memang terbatas."
Selain itu, regenerasi petani menjadi isu penting karena sekitar 70 persen petani berusia di atas 45 tahun. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi pertanian dinilai krusial untuk menarik generasi muda dan menjembatani kesenjangan antargenerasi.
Kebijakan terkait PRG dan langkah lanjutan
Kemenko Pangan melalui kelompok kerja perbenihan juga sedang mencermati potensi penyesuaian Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2005 terkait keamanan hayati produk rekayasa genetik (PRG), untuk mengakomodasi kebutuhan perbenihan dan produksi kedelai yang berkelanjutan.
"Kita juga dari sisi kami di Kemenko Pangan, di Pokja Perbenihan, kita juga lagi menyikapi untuk revisi atau penyesuaian PP 21 Tahun 2005 yang sudah cukup lama terkait Keamanan Hayati untuk PRG."
Percepatan swasembada kedelai membutuhkan sinergi kebijakan, dukungan teknologi, dan kepastian pasar agar suplai domestik dapat mengurangi ketergantungan impor jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KOWANI Dorong Pengembangan Bakat Anak dan Penguatan Karakter
KOWANI mendorong pengembangan bakat anak selaras penguatan karakter dan perlindungan, menyusul Anugerah Anak...
Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo tiba di Mabes TNI Cilangkap 5 Oktober 2026 untuk memimpin upacara HUT TNI ke-81 dan meresmi...
Prabowo Inspektur Upacara HUT ke-81 TNI, Lima Kodam Diresmikan
Presiden Prabowo jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, 5 Okt 2026; sekaligus meresmikan lima Ko...
Tanggal 5 Oktober: HUT TNI, Hari Guru, dan Hari Meningitis
5 Oktober 2026 menandai HUT ke-81 TNI, Hari Guru Sedunia, dan Hari Meningitis Sedunia beserta sejarah dan ma...
Kementerian PU Kirim Bantuan Air Bersih untuk Pulau Palue
Kementerian PU mengirim satu mobil tangki 4.000 L dan 24 hidran umum untuk atasi kekeringan di enam desa Pul...
Susunan Acara HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, Rangkaian Lengkap
Puncak HUT ke-81 TNI berlangsung di Mabes TNI Cilangkap pada 5 Oktober 2026, meliputi upacara, penganugeraha...