Katy Perry Jadi Sorotan di Pembukaan Piala Dunia 2026 AS
Katy Perry menjadi sorotan pada upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Jumat, 12 Juni 2026. Ia tampil sebagai penampil utama sebelum laga pembuka antara Amerika Serikat dan Paraguay, menyanyikan Wonder dari album 143 (2024) bersama penyanyi cilik Norwegia berusia 10 tahun, Tius Luka. Pertunjukan berlangsung di lapangan yang dikelilingi bendera semua peserta turnamen.
Penampilan utama: Katy Perry dan duet dengan Tius Luka
Katy Perry tampil di momen paling dinantikan seremoni. Ia naik panggung bersama Tius Luka dalam lagu bernuansa pop yang menjadi salah satu adegan paling banyak dibicarakan penonton. Format panggung dan koreografi menempatkan keduanya sebagai pusat acara pembukaan.
Sesi pembuka dan lagu resmi Piala Dunia
Sebelum penampilan Perry, duet Future dan Tyla membuka rangkaian dengan membawakan lagu resmi turnamen berjudul Game Time. Penampilan mereka berlangsung sekitar 90 menit sebelum kick-off dan memicu euforia penonton.
Selanjutnya, Lisa dari BLACKPINK bergabung dengan Anitta dan Rema untuk menampilkan Goals, lagu dari album resmi Piala Dunia 2026. Ketiganya tampil serba putih dengan iringan penari, membawa nuansa energi tinggi dan atraksi visual yang kuat.
Anthem nasional dan hasil laga pembuka
Menjelang pertandingan, duo Paraguay Purahei Soul membawakan lagu kebangsaan Paraguay. Sementara duo country Amerika Serikat, Dan + Shay, menyanyikan The Star-Spangled Banner. Setelah seremoni, tim nasional Amerika Serikat mengalahkan Paraguay dengan skor 4-1 pada laga pembuka, membuka kampanye mereka dengan kemenangan meyakinkan.
Seremoni di Meksiko dan Kanada
Upacara di Amerika Serikat merupakan yang terakhir dari tiga seremoni pembukaan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Meksiko menghadirkan penampilan menonjol dari Shakira dan Burna Boy di Stadion Azteca. Pada hari yang sama, Kanada menggelar seremoni di BMO Field, Toronto, dengan penampilan sejumlah musisi ternama seperti Alanis Morissette, Michael Bublé, Alessia Cara, Jessie Reyez, Nora Fatehi, Elyanna, dan William Prince.
Makna dan konteks
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA memilih konsep pembukaan berbeda di masing-masing tuan rumah untuk menonjolkan keberagaman budaya dan gaya musik yang merepresentasikan komunitas setempat. Rangkaian pertunjukan musik ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bagian promosi kultural di panggung internasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Jonatan Christie Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menundukkan Matthias Kicklitz 21-15, 21-14...
Menpora Minta Dukungan Publik untuk Atlet di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir minta dukungan publik untuk atlet Indonesia jelang Asian Games 2026 saat mengunjungi ge...
Zverev Melaju ke 16 Besar Cincinnati Setelah Dua Tie-break
Zverev menang 7-6(4), 7-6(8) atas Terence Atmane dan melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 setelah dua tie...
Jay Herdman Resmi Gabung Bali United
Jay Herdman resmi bergabung dengan Bali United setelah Cavalry FC mengonfirmasi transfer pada 17 Agustus 202...
Manchester City Lepas Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah
Manchester City menyetujui transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah; negosiasi personal pemain masih berlang...
Rybakina Melaju ke 16 Besar Cincinnati Open setelah Singkirkan Frech
Elena Rybakina melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 usai menaklukkan Magdalena Frech 6-4, 7-6(2) meski pe...