Juryoku Pierrot Juara Japanese Oaks 2026 di Tokyo
Juryoku Pierrot tampil sebagai juara Japanese Oaks 2026, Minggu 24 Mei 2026 di Tokyo, setelah menuntaskan jarak 2400 meter dalam waktu 2 menit 25,6 detik. Kuda betina berusia 3 tahun ini menjuarai seri kedua Triple Tiara Jepang bersama joki Seina Imamura.
Kemenangan dan detil perlombaan
Juryoku Pierrot start sebagai favorit kelima dan merebut posisi teratas menjelang finis. Posisi kedua ditempati Dream Core dengan selisih leher, sedangkan Laughter Lines finis ketiga juga dengan selisih leher. Juara seri pertama, Star Anise, harus puas di posisi kedua belas.
| Posisi | Kuda | Catatan |
|---|---|---|
| 1 | Juryoku Pierrot | 2:25,6 |
| 2 | Dream Core | Selisih leher |
| 3 | Laughter Lines | Selisih leher |
| 12 | Star Anise | Posisi 12 |
Reaksi joki
Seina Imamura, joki yang menunggangi Juryoku Pierrot, menggambarkan kemenangan itu seperti mimpi. Ia menyatakan kegembiraan dan rasa syukur karena mampu menang pada jarak menengah 2400 meter untuk pertama kali di Tokyo.
"Rasanya seperti sedang bermimpi. Sebagai joki, ketika mengalami kekecewaan di akhir pekan, terkadang saya bermimpi menang di tengah minggu, tapi rasanya seperti sedang bermimpi,"
"Saya rasa para penggemar juga khawatir karena saya belum pernah menunggangi kuda di jarak 2400m (di Tokyo), tapi saya merasa paling memahami kuda ini, dan saya bisa menungganginya dengan tenang,"
Imamura menambahkan bahwa dukungan orang-orang dekat membuat pencapaian ini terasa lebih berarti.
Di sisi lain, Kohei Matsuyama yang menunggangi Star Anise mengatakan kondisi lintasan baik, namun kuda tampil terlalu agresif sejak awal sehingga tidak mampu mempertahankan tenaga sampai akhir.
"Kondisinya bagus. Karena start di depan tribun, kudanya sangat bersemangat, dan sejak awal terasa lebih agresif, sehingga tidak bisa mempertahankan tenaga hingga akhir,"
Tentang Juryoku Pierrot
Juryoku Pierrot berasal dari kandang Terashima Ryo di Ritto. Kuda ini merupakan keturunan pejantan Orfevre dan betina Happy Value (ayah dari ibu: Zenno Rob Roy). Rekor balapnya kini tercatat enam kali berlaga dengan empat kemenangan, semua diraih bersama Seina Imamura.
Kemenangan di Japanese Oaks memperkuat posisinya dalam kalender balap kuda usia tiga tahun dan membuka prospek lanjutan pada seri Triple Tiara. Tim pelatih dan pemilik kemungkinan akan mengevaluasi target berikutnya berdasarkan performa di Tokyo.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Max Wober Resmi Tinggalkan Leeds United lewat Kesepakatan
Leeds United mengakhiri kontrak Max Wober berdasarkan kesepakatan bersama, menyusul serangkaian pergerakan d...
Philipsen Dekati Jersey Hijau Usai Menang Etape 17
Jasper Philipsen menang etape 17 Tour de France dan memangkas jarak dalam perebutan jersey hijau; Pogacar te...
Petisi Minta Final Piala Dunia 2026 Diulang Kumpulkan 61.500 Tanda Tangan
Petisi penggemar Argentina menuntut pengulangan final Piala Dunia 2026 telah mengumpulkan lebih dari 61.500...
Ipswich Rekrut Issa Diop dari Fulham hingga 2030
Ipswich resmi mendatangkan Issa Diop dari Fulham dengan kontrak hingga 2030, nilai transfer sekitar 8,5 juta...
Sabar/Reza Gugur di 16 Besar China Open 2026
Sabar Karyaman/Moh Reza gugur di 16 besar China Open 2026, kalah 18-21, 12-21 dari Ben Lane/Sean Vendy di Be...
AFA: Claudio Tapia Tidak Ditahan Agen Federal AS
AFA membantah klaim bahwa Claudio Tapia dan Pablo Toviggino ditahan atau disita perangkatnya oleh agen feder...