Jenazah Terakhir Korban Ledakan di Grand Polonia Ditemukan
MEDAN – Tim Gabungan menemukan jenazah terakhir korban ledakan di Kompleks Grand Polonia, Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Selasa (21/7) petang. Korban perempuan ditemukan di lantai dua rumah bernomor 3B, tersembunyi di balik reruntuhan batu setelah ledakan keras.
Penemuan dan Evakuasi
Setelah ditemukan, jasad langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi oleh tim forensik. Proses evakuasi berlangsung pada sore hari dan melibatkan petugas kepolisian serta tim medis.
Status Korban
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan bahwa penemuan ini menutup pencarian jenazah pasca ledakan. Ia merinci jumlah korban dan kondisi mereka.
“Hari ini korban terakhir sudah dapat dievakuasi. Kita dapat disimpulkan bahwa ada tiga korban yang meninggal dunia dan tiga lainnya terdiri dari dua masih dalam perawatan dan satu sudah sehat,”
Identitas salah satu korban meninggal telah disebutkan. Petugas menyatakan nama korban meninggal tersebut adalah Jesika, yang merupakan istri pemilik rumah. Dua korban meninggal lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk kepastian identitas dan penyebab kematian.
- 3 korban meninggal dunia
- 2 korban masih dirawat di rumah sakit
- 1 korban sudah pulih dan dinyatakan sehat
Pencarian Bukti dan Investigasi
Personel terus bekerja membersihkan lokasi dan mencari alat bukti tambahan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Tim akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam di lokasi untuk mendapatkan bukti fisik dan forensik.
“Kita akan kumpulkan alat bukti lainnya serta melakukan investigasi lanjutan bersama teman-teman PGN untuk menyelidiki penyebab ledakan di Kompleks Grand Polonia,”
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya kerja sama antara kepolisian dan pihak terkait dalam menyelidiki insiden ini. Analisis forensik dan pemeriksaan teknis diharapkan memberi gambaran yang lebih jelas mengenai faktor penyebab ledakan.
Langkah Selanjutnya
Penyelidikan akan berlanjut dengan pemeriksaan forensik terhadap jenazah dan analisis bukti di lokasi. Hasil autopsi serta temuan di tempat kejadian perkara nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab resmi ledakan dan langkah penegakan hukum jika diperlukan.
Publik diminta menunggu informasi resmi dari aparat yang menangani kasus ini, sementara proses identifikasi dan investigasi terus berjalan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...