Wali Kota Wesly: Siswa SMPN 2 Wajib Miliki Ilmu dan Integritas
Pematangsiantar, 20 Juli — Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, mengingatkan siswa UPTD SMPN 2 Rajamin Purba untuk mengejar ilmu setinggi mungkin sambil menjaga kesantunan dan integritas. Pesan itu disampaikan saat Wesly menjadi pembina upacara bendera pada Senin (20/7) dan dilanjutkan dengan kunjungan ke ruang kelas serta interaksi dengan siswa dan guru.
Pesan utama: ilmu dan karakter
Dalam amanatnya, Wesly menekankan bahwa kecerdasan akademik tidak cukup tanpa hati dan integritas. Ia memuji SMPN 2 sebagai sekolah yang konsisten berprestasi, namun mengingatkan bahwa prestasi harus diiringi sikap dan etika.
“Siswa-siswi harus mengejar ilmu setinggi mungkin, namun tetap menjaga kesantunan dan menghormati guru serta orangtua,”
“Anak-anakku gantungkan cita-citamu setinggi langit, belajarlah dengan bahagia, hormati orangtuamu dan gurumu serta sayangi teman-temanmu. Kalian merupakan calon pemimpin masa depan Pematangsiantar bahkan calon pemimpin bangsa ini,”
Wesly meminta agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh toleransi. Ia mengaitkan hal ini dengan identitas kota yang dikenal toleran.
Jauhi perilaku negatif
Wali Kota juga mengimbau siswa untuk menjauhkan diri dari kebiasaan merugikan. Ia menyebut beberapa ancaman nyata yang harus dihindari demi lingkungan belajar yang sehat.
- Bullying (perundungan)
- Tawuran antarpelajar
- Penyalahgunaan narkoba
“Jadikan SMPN 2 sebagai rumah kedua yang aman, nyaman dan penuh toleransi, sejalan dengan identitas Pematangsiantar sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.”
Integritas dalam pelaksanaan program
Selain membahas karakter siswa, Wesly memberi pesan tegas kepada seluruh ASN, termasuk guru dan tenaga pendidik. Ia mengingatkan agar tidak terlibat dalam praktik yang melanggar aturan atau mengambil keuntungan pribadi dari program pemerintah.
“Mari kita jaga integritas, profesionalisme dan kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, transparan dan penuh tanggung jawab,”
Wesly secara khusus menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan meminta semua pihak mengawal pelaksanaannya agar tepat guna dan bebas penyimpangan.
Kegiatan usai upacara
Setelah upacara, siswa menampilkan tarian dan pembacaan puisi. Wesly kemudian meninjau sejumlah ruang kelas dan berbincang dengan murid serta guru untuk melihat langsung kondisi belajar mengajar di sekolah.
Hadir mendampingi Wali Kota Kepala Dinas Pendidikan Syaiful Rizal dan jajaran serta Kepala UPTD SMPN 2 Anton Parade Silalahi.
Penutup: Pesan Wesly menegaskan peran pendidikan sebagai pilar kemajuan. Selain mengejar prestasi akademik, pembentukan karakter dan pengawasan terhadap pelaksanaan program menjadi kunci untuk menghasilkan generasi yang berintegritas dan siap memimpin.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...
Muara–Sibandang Dikembangkan sebagai Sport Tourism, OWS Digelar 3 Oktober
Muara–Sibandang dikembangkan sebagai destinasi sport tourism; lomba Open Water Swimming dan Swim Run digelar...
Pemkab Simalungun Verifikasi 31 Titik KDMP untuk Operasional
Pemkab Simalungun bersama instansi verifikasi KDMP mulai 19/9; lima lokasi ditinjau dan 31 titik ditetapkan...
760 Atlet Ikut Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Medan
760 atlet pelajar dari 41 tim kecamatan berpartisipasi dalam Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Piala Wali Kota Me...