Lokal

59 Jemaah Haji Subulussalam Disambut di Masjid Agung

Bagikan:
Penyambutan jemaah haji Subulussalam di pelataran Masjid Agung Subulussalam

SUBULUSSALAM — Sebanyak 59 jemaah haji asal Kota Subulussalam yang tergabung dalam Kloter 12 BTJ Aceh disambut oleh Wali Kota dan ratusan keluarga di pelataran Masjid Agung Subulussalam, Senin (29/6). Acara penyambutan dan penyerahan berlangsung khidmat, dengan pengawasan aparat daerah untuk memastikan kepulangan berjalan tertib dan aman.

Penyambutan resmi dan penyerahan kepada keluarga

Prosesi penyambutan dipimpin langsung oleh Wali Kota Haji Rasyid Bancin. Hadir mendampingi antara lain Sekda, Asisten II, Kepala Dinas Syariat Islam, serta jajaran Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung Subulussalam.

Wali Kota memastikan seluruh jemaah diserahkan ke pihak keluarga dalam kondisi teratur. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara yang mendampingi jemaah sejak berangkat hingga tiba di kota.

Haji Rasyid mendoakan agar para jemaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

Kondisi jemaah dan insiden perjalanan

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Subulussalam, H. Randi Alfian, SHI, MH, menyatakan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat diikuti tanpa kendala berarti. Dari total 59 jemaah tahun 2026, tercatat 24 laki-laki dan 35 perempuan kembali dalam keadaan sehat.

Terkait laporan soal satu unit mobil rombongan yang terpeleset di tanjakan tingkat tiga Kecamatan Sultan Daulat sesaat sebelum tiba di Subulussalam, Randi membenarkan kejadian tersebut namun menegaskan tidak ada korban jiwa maupun cedera serius.

"Benar bang, tetapi alhamdulillah seluruh jemaah aman dan selamat,"

Persiapan musim haji berikutnya dan penataan kantor

Menatap musim haji 2027-2028, Randi mengungkapkan rencana pengumpulan calon jemaah. Ia berencana memanggil calon jemaah yang diperkirakan berangkat tahun 2027 dan 2028 secara bergantian agar persiapan administrasi dan pembinaan lebih terstruktur.

"Selesai haji ini, kami akan kumpulkan jemaah yang estimasi keberangkatan 2027 dan 2028 secara bergantian,"

Sejak adanya pemisahan kewenangan pengelolaan haji dan umrah dari Kementerian Agama pada 2026, kantor Haji dan Umrah Kota Subulussalam menempati lokasi baru di Kecamatan Penanggalan sejak Mei 2026. Sebelumnya, kantor operasional sempat berkantor di lokasi Masjid Agung Subulussalam pada periode Januari–April.

Implikasi dan tindak lanjut

Penerapan kantor terpisah dan rencana pengumpulan calon jemaah diharapkan memperlancar proses pembinaan dan administrasi. Warga calon jemaah disarankan mengikuti pengumuman resmi kantor untuk persyaratan dan jadwal pemanggilan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait