Jalan Nasional di Sergai Bergelombang Hampir 3 Km, Ancaman Keselamatan
Sei Rampah, Serdang Bedagai — Jalan nasional di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai hampir sepanjang 3 kilometer mengalami badan jalan bergelombang dan keriting sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan. Kondisi itu diamati pada Minggu (19/7) sore dan telah menyebabkan kecelakaan, kerusakan kendaraan, serta satu laporan korban tewas.
Kondisi jalan dan dampak langsung
Kerusakan berupa permukaan jalan yang bergelombang dan distorsi membuat kendaraan, terutama sepeda motor, mudah terperosok dan pengendaranya terpeleset. Truk bermuatan berat juga sering mengalami pecah ban atau kerusakan as saat melewati titik-titik bergelombang.
Warga setempat melaporkan beberapa insiden dalam pekan terakhir, termasuk kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor saat berusaha menghindari lubang di tikungan.
Lokasi strategis terdampak
Kerusakan melintasi beberapa dusun di Desa Firdaus dan berada di jalur yang menghubungkan kantor pemerintahan kabupaten, rumah sakit, kantor koramil, kompleks perkantoran OPD, serta beberapa sekolah dasar dan madrasah. Karena itu, gangguan ini berdampak pada layanan publik dan mobilitas warga.
Suara warga
Warga yang tinggal dan berjualan di tepi jalan menyampaikan keluhannya dan berharap perbaikan segera dilakukan. Mereka menilai penanganan sementara hanya bertahan singkat.
"Kondisi jalan bergelombang sudah berlangsung hampir lima tahun. Dalam satu minggu ini saja sudah ada tiga pengendara sepeda motor yang terjatuh," ujar Hadianto, 46, warga Dusun VIII.
"Di depan lapak saya kondisi jalan berada di tikungan dan sangat berbahaya. Saat hujan air menggenang, risiko kecelakaan makin tinggi," kata Jais, 37, pedagang di Dusun IX.
Respons Dinas PUTR dan rencana perbaikan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Serdang Bedagai, Abdul Rahman Purba, mengakui kerusakan sepanjang hampir 3 km itu dan menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Utara.
"BBPJN Sumut akan melakukan percepatan pekerjaan preservasi jalan nasional, termasuk di Desa Firdaus. Saat ini mereka juga sedang melakukan preservasi di Kecamatan Perbaungan," ujar Abdul Rahman Purba melalui pesan singkat.
Ia menambahkan bahwa saat ini juga sedang berlangsung pekerjaan pelebaran dan penambahan lajur di jalan Sei Buluh–Sei Rampah sepanjang 1,5 kilometer yang berbatasan dengan ruas jalan yang rusak.
Penutup: kebutuhan perbaikan menyeluruh
Warga dan pengguna jalan meminta perbaikan menyeluruh, bukan tambal-sulam, agar kerusakan tidak kembali muncul setelah beberapa bulan. Percepatan pekerjaan preservasi dan perbaikan permanen pada ruas yang bergelombang dinilai penting untuk mencegah korban dan kerusakan kendaraan di masa mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pesona Humbahas HUT ke-23 Digelar di Doloksanggul
Pemerintah Humbahas dan EO Family Perkasa menggelar Pesona Humbahas di Doloksanggul (22/7/2026) untuk rayaka...
Kapolres Langkat Jalin Sinergi dengan Dandim 0203/Langkat
Kapolres Langkat bertemu Dandim 0203/Langkat pada 21/7 untuk memperkuat sinergi TNI-Polri, koordinasi, dan l...
DPRK Aceh Besar Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa' Atasi Kekeringan
Anggota DPRK Aceh Besar mengajak warga gelar shalat istisqa' sambil Dinas PUPR atur giliran air irigasi akib...
Aceh Perkuat Distribusi BBM Bersubsidi dan LPG 3 Kg
Pemprov Aceh menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan BBM bersubsidi dan LPG 3 K...
Polres Labuhanbatu Tangkap Pengedar Sabu di Rantauprapat
Satresnarkoba Polres Labuhanbatu menangkap DAS (30) di Rantauprapat dan menyita 5,88 gram sabu serta barang...
Ledakan Rumah di Medan: Labfor Temukan Gas Metana
Ledakan di rumah nomor 3B Kompleks Grand Polonia Medan tewaskan tiga orang; labfor menemukan kandungan gas m...