Pemilik Arupadhatu 1: Jaket Pelampung Temuan di Anyer Bukan Milik Kapal
Pemilik speedboat Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, memastikan jaket pelampung oranye yang ditemukan di perairan barat Anyer bukan milik kapalnya. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat, 11 September 2026, setelah pihak manajemen memeriksa inventaris keselamatan kapal dan membandingkannya dengan temuan di laut.
Temuan jaket di perairan Anyer
Jaket pelampung berwarna oranye dan sebuah tabung putih ditemukan oleh Tim KAL Anyer TNI Angkatan Laut sekitar 7,05 mil laut di sebelah barat Anyer. Lokasi tersebut terletak sekitar 10–12 mil laut dari titik terakhir Arupadhatu 1 diketahui.
Hasil pemeriksaan manajemen Arupadhatu 1
Manajemen kapal melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perlengkapan keselamatan dan mencocokkannya dengan daftar inventaris. Pemeriksaan menunjukkan kombinasi warna jaket di kapal berbeda dari temuan di laut.
"Kami sudah konfirmasi langsung ke Kapten Il. Beliau sendiri memastikan barang tersebut bukan milik Arupadhatu 1."
Sandi menjelaskan jaket pelampung yang dipakai di Arupadhatu 1 memiliki kombinasi warna merah dan hijau terang, sedangkan temuan di laut berwarna oranye.
Dampak pada pencarian dan verifikasi
Karena perbedaan tersebut, Sandi menilai asal-usul jaket masih perlu diverifikasi sebelum dikaitkan dengan hilangnya Arupadhatu 1. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian agar temuan di laut tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
"Pengecekan ini penting agar temuan di laut tidak menimbulkan kesimpulan keliru. Utamanya selama proses pencarian berlangsung hingga sekarang."
Manajemen menyatakan proses pencarian tetap berjalan bersama unsur terkait. Setiap temuan di lapangan akan terus diperiksa untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat.
"Kami tetap mengikuti perkembangan pencarian dan berharap seluruh rombongan ditemukan. Sehingga setiap informasi dapat ditelusuri tepat."
Langkah selanjutnya
Tim pencarian masih mengumpulkan informasi dan memeriksa berbagai kemungkinan terkait asal jaket pelampung tersebut. Verifikasi terhadap setiap temuan akan dilanjutkan agar data yang diperoleh dapat mendukung pencarian tanpa menimbulkan spekulasi.
Ringkasan fakta:
- Temuan: jaket oranye dan tabung putih sekitar 7,05 mil laut barat Anyer.
- Jarak ke titik terakhir kapal: sekitar 10–12 mil laut.
- Perbandingan: jaket Arupadhatu 1 berwarna merah-hijau, bukan oranye.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR: Penjaminan Polis Kunci Pulihkan Kepercayaan Asuransi
DPR nilai penguatan penjaminan polis oleh LPS penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap industri...
Memaknai Tri Prasetya: Landasan Perjuangan Insan RRI
RRI menjadikan Tri Prasetya sejak 1945 sebagai pedoman kerja, menegaskan integritas, tanggung jawab, dan per...
Voice of Indonesia: Sejarah dan Peran Siaran Luar Negeri RRI
Voice of Indonesia (VOI) siaran luar negeri RRI sejak 1945, menyajikan berita, budaya, dan diplomasi publik...
Komisi I Minta Pengusutan Tuntas Kematian 3 Pegawai di Papua
Komisi I DPR minta pengusutan tuntas penyerangan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya; TN...
Reformasi Birokrasi RRI 78,44: Dirut Apresiasi Kerja Bersama
Reformasi birokrasi RRI mencapai 78,44 pada 2025; Dirut Hendrasmo apresiasi kerja bersama dan dorong peningk...
BAKN Minta Pemerintah Siapkan Plan B untuk Pengalihan Utang KCIC
BAKN minta pemerintah siapkan plan B pengalihan utang KCIC karena proses due diligence berisiko menunda targ...