Kemkomdigi Tambah Layanan Internet di Huntara Sekumur
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menambah layanan internet di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang. Penambahan ini diumumkan saat Wakil Menteri Komkomdigi, Nezar Patria, meninjau Huntara Kagama Peduli di Kampung Sekumur pada Minggu, 5 Juli 2026. Langkah itu dimaksudkan untuk memastikan akses pendidikan anak-anak tidak terputus pascabencana banjir dan longsor 2025.
Fokus untuk Kelanjutan Pendidikan
Penambahan layanan difokuskan untuk anak-anak sekolah yang tinggal di huntara. Konektivitas diharapkan mendukung proses belajar digital selama masa pemulihan. Hal ini juga dimaksudkan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan walau infrastruktur fisik sedang disesuaikan kembali.
Koordinasi dengan BAKTI
Nezar mengatakan peningkatan layanan akan dikoordinasikan dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yang berada di bawah naungan Kemkomdigi. Melalui BAKTI, jumlah access point internet di lokasi akan ditambah agar jangkauan dan kualitas layanan meningkat.
Tujuan Konektivitas Pascabencana
Menurut Wamenkomdigi, kebutuhan konektivitas di lokasi bencana kini tidak hanya untuk komunikasi darurat. Konektivitas juga menjadi alat untuk mempercepat pemulihan sosial dan memudahkan warga mengakses layanan digital lainnya.
"Kami melihat perlunya ada penambahan penguatan kualitas layanan telekomunikasi. Nantinya bisa digunakan untuk anak-anak kita yang berada di Huntara agar mereka bisa menggunakan fasilitas internet untuk membantu kegiatan belajar,"
Dalam pernyataannya yang disampaikan secara resmi pada Selasa, 7 Juli 2026, Nezar menekankan pentingnya meaningful connectivity. Ia menambahkan bahwa kemajuan konektivitas harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
Manfaat yang Diharapkan
Peningkatan layanan dirancang untuk memenuhi beberapa kebutuhan mendesak. Di antaranya:
- Menjaga kontinuitas pendidikan anak-anak di huntara.
- Mempercepat pemulihan sosial melalui akses informasi dan komunikasi.
- Membantu masyarakat mengakses layanan publik dan layanan digital lain.
Wamenkomdigi juga menggarisbawahi tagline program yang mengutamakan keberlanjutan konektivitas. Dengan konektivitas yang membaik, pemerintah berharap masyarakat dapat terhubung, tumbuh, dan terjaga—baik secara sosial maupun ekonomi.
Langkah penambahan titik akses ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang lebih luas. Ke depan, koordinasi antara Kemkomdigi dan BAKTI akan menjadi kunci supaya layanan tetap andal dan tepat guna bagi warga terdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ANRI Luncurkan Grand Design HCM 2026–2029 Perkuat SDM ASN
ANRI mensosialisasikan Grand Design HCM 2026–2029 untuk memperkuat transformasi ASN profesional, merit, dan...
Kakorlantas Minta Jajaran Siap Hadapi Bonus Demografi dan Teknologi
Kakorlantas Irjen Pol Wibowo minta kesiapan jajaran Korlantas hadapi bonus demografi dan kemajuan teknologi...
Menbud: Revitalisasi Monumen Pancasila Sakti Harus Berbasis Fakta
Menbud Fadli Zon mendorong revitalisasi Monumen Pancasila Sakti agar menjadi ruang edukasi berbasis fakta, d...
Tiga Polisi Gugur di Kalteng, Komisi III: Jangan Beri Ruang Bandar Narkoba
Komisi III DPR minta pengusutan tuntas dan penguatan aparat setelah tiga polisi tewas dalam operasi gerebek...
Kakorlantas Pimpin Sertijab Pejabat Utama Korlantas, Tekankan Kekompakan
Kakorlantas Irjen Pol Wibowo pimpin sertijab pejabat utama Korlantas di NTMC Jakarta, 7 Juli 2026; ia tekank...
Alarm: Anak Indonesia Konsumsi 4,17 Miliar Rokok per Tahun
DPR: anak Indonesia konsumsi 4,17 miliar batang rokok per tahun; desak penegakan PP Nomor 28 Tahun 2024 dan...