Inspektorat Jenderal Kemendagri Evaluasi Program Strategis di Binjai
BINJAI — Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, menerima kunjungan kerja Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri pada Rabu, 17 Juni, di Aula Pemerintah Kota Binjai. Kunjungan bertujuan pembinaan dan pengawasan kinerja kepala daerah serta evaluasi pelaksanaan Program Strategis Nasional di tingkat daerah.
Komitmen Pemerintah Kota Binjai
Dalam sambutan yang mewakili Wali Kota, Sekda Chairin menegaskan komitmen Pemkot Binjai mendukung program prioritas nasional. Fokus kebijakan meliputi penguatan tata kelola pemerintahan, layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pengendalian inflasi dan penurunan stunting.
Chairin juga menyampaikan dukungan terhadap upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, dan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.
"Melalui kunjungan kerja dan evaluasi ini, kami berharap memperoleh arahan, pembinaan, dan rekomendasi konstruktif guna memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah serta mempercepat pencapaian target pembangunan,"
"Atas nama Pemerintah Kota Binjai, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada tim Inspektorat Jenderal. Semoga kegiatan evaluasi ini menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja pemerintahan daerah,"
Arahan dan Penekanan Inspektorat Jenderal
PPUPD Ahli Utama Inspektorat Jenderal, Muhammad Dimiyathi, menjelaskan ketentuan penyelarasan perencanaan daerah dengan program nasional. Ia merujuk pada Pasal 10 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 yang mewajibkan RPJMD selaras dengan RPJPD dan RPJMN, sambil tetap mempertimbangkan otonomi dan kearifan lokal.
Dimiyathi juga memaparkan prioritas periode 2025–2029 sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, Permendagri Nomor 5 Tahun 2025, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Program dan kegiatan yang menjadi sorotan antara lain:
- Penanggulangan kemiskinan, termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem dan optimalisasi program pengentasan;
- Pelaksanaan Sekolah Rakyat dan pembangunan tiga juta rumah;
- Penguatan ketahanan pangan melalui pengadaan dan pengelolaan gabah serta beras dalam negeri;
- Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Program Makan Bergizi Gratis;
- Revitalisasi sarana pendidikan dasar dan menengah untuk memperluas akses pendidikan;
- Pemeliharaan stabilitas inflasi, percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, serta kemudahan perizinan dan investasi.
"Program-program strategis nasional menjadi fokus pembinaan dan pengawasan kinerja kepala daerah dan wakil kepala daerah. Apabila tidak dilaksanakan, terdapat sanksi administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Muhammad Dimiyathi.
Peserta dan Dampak
Kegiatan dihadiri Inspektur Daerah Kota Binjai, para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, Direktur RSUD Dr. Djoelham, unsur stakeholder terkait, serta operator perangkat daerah. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai forum untuk mendapatkan rekomendasi teknis dan langkah tindak lanjut.
Evaluasi dan pembinaan oleh Inspektorat Jenderal diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk menyesuaikan perencanaan daerah dengan target nasional. Hasilnya akan menjadi acuan bagi Pemkot Binjai dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan percepatan capaian pembangunan daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati dan Wabup Dukung Turnamen Sepakbola Sukasari Cup 2026
Bupati dan Wabup Sergai menutup Sukasari Cup 2026 dan mendukung turnamen sebagai sarana pembinaan olahraga s...
Puluhan Anggota KPUM Laporkan Ketum ke Poldasu soal Penyimpangan
Puluhan anggota KPUM melaporkan Ketua Umum ke Poldasu terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dan pelaporan...
Pj Sekda Minta Percepatan Belanja Daerah di Nias Selatan
Pj Sekda Nias Selatan instruksikan OPD percepat realisasi belanja daerah; realisasi baru 45,11% per awal Okt...
Tersangka Edarkan Sabu di Medan Deli, Pemasok Masih Buron
Terdakwa Haditia Rizki didakwa menjadi perantara dan pengedar sabu di Medan Deli; pemasoknya, Rahim, masih b...
DPRD Minta Pemko Medan Prioritaskan Nasib 530 Guru Honorer
DPRD Medan mendesak Pemko memberi kepastian bagi 530 guru honorer, termasuk pengangkatan PPPK dan kepesertaa...
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar di Jalan Sutomo, Sita 23 Paket Narkoba
Polrestabes Medan menangkap pengedar di Jalan Sutomo, menyita 3 paket sabu dan 20 paket ganja; tersangka dit...