Kesehatan

Tangsel: Delapan Warga Positif Influenza A, Dinkes Perketat Pengawasan

Bagikan:
Petugas kesehatan memeriksa pasien dan mengimbau protokol kesehatan di Tangsel

Kota Tangerang Selatan mencatat delapan warga terkonfirmasi positif Influenza A setelah pemeriksaan di Puskesmas Serpong 1 dan konfirmasi laboratorium. Kasus terdeteksi melalui sistem sentinel aplikasi New All Record (NAR) pada periode 19 Agustus hingga 15 September 2026, memicu peningkatan pengawasan oleh Dinas Kesehatan setempat.

Temuan dan pemeriksaan laboratorium

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar, menyatakan delapan kasus itu tercatat dari kunjungan pasien sejak 19 Agustus hingga 15 September 2026. Seluruh sampel diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta untuk memastikan jenis virus penyebab gejala.

  • 19 Agustus 2026: 1 kasus
  • 1 September 2026: 3 kasus
  • 14 September 2026: 2 kasus
  • 15 September 2026: 2 kasus

Gejala pasien dan kriteria identifikasi

Alin mengatakan semua pasien menunjukkan gejala yang sejalan dengan indikator Influenza Like Illness (ILI). Gejala utama meliputi demam tinggi (≥ 38°C), batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

"Gejalanya sesuai indikator, yaitu demam tinggi di atas atau sama dengan 38 derajat Celsius, disertai batuk, pilek, dan sakit tenggorokan," ujar Alin.

Dia meminta warga yang bergejala segera memeriksakan diri ke puskesmas atau klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat, terutama jika gejala memburuk atau pasien termasuk kelompok risiko tinggi.

Langkah pengendalian dan imbauan publik

Menanggapi temuan, Dinas Kesehatan Tangsel memperketat pemantauan di seluruh fasilitas kesehatan dasar. Pengetatan ini dimaksudkan untuk mencegah potensi lonjakan penyebaran mengingat sifat penularan influenza yang cepat.

"Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat menular melalui percikan droplet saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Karena itu, masyarakat perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan, terutama ketika mengalami gejala," ucap Alin.

Imbauan yang disampaikan meliputi peningkatan kewaspadaan, penggunaan masker saat bergejala, memperkuat kebiasaan cuci tangan, serta melengkapi vaksinasi sesuai anjuran kesehatan. Dini Anggraeni, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, juga mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap penularan pada anak-anak, yang sistem kekebalannya masih berkembang dan lebih rentan mengalami komplikasi.

Upaya pencegahan ini dinilai penting di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Dinas Kesehatan menegaskan agar warga tidak mengabaikan gejala sekecil apa pun dan segera mencari pelayanan kesehatan bila dibutuhkan.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait