Ekonomi

IHSG Diprakirakan Rebound Hari Ini, Asing Catat Net Sell

Bagikan:
Grafik IHSG dan sentimen pasar menjelang keputusan Bank Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berbalik menguat (rebound) pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup turun 1,7 persen di level 6.277. Penurunan itu diiringi aksi jual investor asing dengan net sell sebesar Rp672 miliar, sehingga pelaku pasar kini mencermati sejumlah sentimen domestik dan global.

Pergerakan IHSG dan aksi asing

Penurunan indeks pada sesi sebelumnya terutama dipicu oleh penjualan asing. Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah:

  • BBRI
  • TINS
  • BBCA
  • BMRI
  • TPIA

Dalam jangka pendek, analis memperkirakan IHSG berpeluang menguat namun tetap rentan jika tidak menembus level kunci.

"IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 6.300-6.320. Hati-hati jika gagal tembus di atas level 6.320, IHSG akan terkoreksi lagi ke level 5.850-6.100 middle term," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Rabu, 23 September 2026.

Sentimen pasar global

Bursa global memberi sentimen positif pada perdagangan kemarin. Di Amerika Serikat, Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi dengan kenaikan sekitar 0,45 persen, ditopang saham-saham sektor kecerdasan buatan (AI).

Pasar Asia umumnya menguat mengikuti reli Wall Street, meski bursa Jepang tutup karena libur. Namun, pelaku pasar juga memperhatikan perkembangan diplomasi besar yang berpotensi mengubah sentimen.

"Pasar berekspektasi terhadap rencana pertemuan Presiden AS dan Presiden Tiongkok pada minggu ini," ujar Fanny. Ia menyebut topik yang kemungkinan dibahas meliputi kecerdasan buatan, perang Iran, tarif, dan logam tanah jarang.

Selain itu, pasar menunggu data manufaktur Federal Reserve Richmond dan pidato pejabat The Fed. Pidato Presiden Fed New York John Williams dan Presiden Fed Richmond Tom Barkin menjadi perhatian pelaku pasar untuk petunjuk kebijakan moneter AS.

Agenda domestik: keputusan BI

Di dalam negeri, pelaku pasar fokus pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan diumumkan hari ini. Mayoritas analis memprakirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen pada pertemuan kali ini.

Keputusan BI dan reaksi pasar global diperkirakan akan menentukan arah IHSG dalam beberapa hari mendatang. Investor disarankan memantau level teknikal kunci serta data ekonomi dan pernyataan pejabat The Fed yang akan dirilis.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait