UNAS Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi dan Berpikir Global
Universitas Nasional mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi, pengalaman praktis, dan wawasan global sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Pernyataan itu disampaikan pada kegiatan Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik (PLBA), Rabu, 23 September 2026, di Auditorium Cyber Universitas Nasional, Jakarta.
Kurikulum berorientasi capaian
Dr. Heni Jusuf, S.Kom, M.Kom menjelaskan bahwa UNAS menerapkan Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini menitikberatkan pada capaian pembelajaran dan keterampilan yang dapat diterapkan langsung mahasiswa.
OBE ini yang melihat capaiannya, bukan lagi yang melihat kehadiran ada di kelas. Jadi OBE ini siap kerja, kemudian belajar bernama, fleksibel dan diakui di internasional,
Heni menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari nilai atau IPK. Penilaian juga memperhatikan kemampuan mahasiswa menerapkan pengetahuan melalui pengalaman nyata di lapangan.
Pengalaman praktis dan dokumentasi capaian
Menurut pemateri, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman melalui berbagai program di luar kelas. Contoh yang disebutkan adalah magang, KKN, riset, serta kegiatan pembelajaran di luar kampus.
- Magang
- KKN (kuliah kerja nyata)
- Riset
- Kegiatan pembelajaran di luar kampus
Salah satu ilustrasi Heni: magang empat bulan dengan bobot 20 SKS. Dalam program tersebut mahasiswa ditargetkan meningkatkan engagement dari 2.000 menjadi 15.000 lalu berhasil mencapai target dalam enam minggu. Heni menyatakan bahwa hasil nyata seperti itu menunjukkan capaian pembelajaran tercapai.
Heni juga menekankan pentingnya pencatatan capaian melalui portofolio dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Pencatatan sejak dini membuat seluruh capaian studi terdokumentasi dengan baik.
Bangun pola pikir global sejak awal
Dr. Ns. Dayan Hisni menyoroti pentingnya membangun global mindset sejak awal perkuliahan. Ia mendorong mahasiswa agar aktif mencari peluang akademik di tingkat nasional dan internasional.
Mahasiswa itu jangan hanya duduk manis di kelas mendengarkan apa yang disampaikan dosen. Kesempatan terbuka lebar, baik secara nasional maupun internasional,
Dayan menyarankan mahasiswa memanfaatkan program seperti student mobility dan student exchange untuk memperluas wawasan dan jejaring. Selain itu, pemahaman terhadap perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, otomatisasi, dan transformasi digital dinilai penting untuk kesiapan kerja.
Implikasi dan harapan
Dengan penerapan OBE dan penguatan wawasan global, UNAS menargetkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap kerja, berpengalaman, dan berjejaring internasional. Para pemateri berharap mahasiswa baru lebih aktif berdiskusi, berpikir kritis, dan memanfaatkan kesempatan pembelajaran di dalam maupun di luar kampus.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA luncurkan State Hubs untuk tenaga kerja antariksa
NASA luncurkan State Hubs pada 15 Sept 2026 untuk memperkuat tenaga kerja teknis di sektor antariksa melalui...
Albania Resmi Jadi Negara ke-73 Penandatangan Artemis Accords
Albania resmi menjadi negara ke-73 yang menandatangani Artemis Accords pada 21 September 2026 di Washington,...
Innovasia Luncurkan 'Messaging Journey' untuk Efisiensi Komunikasi
Innovasia meluncurkan 'Messaging Journey' untuk menata percakapan digital menggunakan AI dan integrasi Whats...
MODENA Luncurkan Langganan Mesin Cuci Mulai Rp270 Ribu/Bulan
MODENA meluncurkan langganan mesin cuci front load mulai Rp270 ribu/bulan, termasuk perawatan berkala dan la...
Siloam Perkuat Layanan Neuroscience dengan Teknologi dan Kolaborasi
Siloam mendorong penguatan SDM, teknologi, dan kolaborasi untuk memperluas layanan neuroscience di Indonesia...
Siloam Lippo Village Rayakan 30 Tahun Kembangkan Neuroscience
Siloam Hospitals Lippo Village merayakan 30 tahun pengembangan neuroscience dengan summit, layanan canggih,...