Ekonomi

IHSG Dibuka Menguat ke 6.379,91 Didukung Sentimen Pasar

Bagikan:
Grafik pergerakan IHSG menguat ke level 6.379 pada 6 Agustus 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026, berada pada level 6.379,91 atau naik 28,77 poin (0,45%). Peningkatan ini mencerminkan membaiknya sentimen pasar yang didorong oleh perbaikan indikator ekonomi domestik, meredanya ketegangan geopolitik, dan optimisme terhadap kinerja emiten.

Pembukaan IHSG dan proyeksi analis

Pada sesi pertama perdagangan, pasar merespons positif ekspektasi lanjutan penguatan. Tim Analis Phintraco Sekuritas sebelumnya memperkirakan IHSG berpeluang menguji level 6.370-6.400 setelah penutupan hari sebelumnya yang menguat 0,50% ke level 6.351.

Faktor pendukung penguatan

Phintraco menyebut beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan indeks. Pertama, sejumlah indikator ekonomi domestik menunjukkan perbaikan. Kedua, meredanya ketegangan di Timur Tengah mengurangi sentimen risiko global. Ketiga, investor menunjukkan optimisme terhadap prospek laba emiten.

"Beberapa data indikator ekonomi domestik yang membaik, dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sementara itu, investor optimis akan kinerja emiten, menjadi beberapa faktor yang mendorong penguatan indeks," ujar Tim Phintraco.

Data ekonomi makro

Meskipun pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 melambat menjadi 5,29% (yoy), angka ini lebih tinggi dari proyeksi pasar sebesar 5,1%. Phintraco menilai perlambatan terutama dipengaruhi konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah yang tumbuh lebih lambat dibanding triwulan sebelumnya.

Beberapa indikator lain menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 turun menjadi 4,65% dari 4,68% pada Februari, posisi terendah sejak 1994. Tingkat kemiskinan juga menurun ke 8,07% pada Maret 2026, terendah sejak 1999, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 22,93 juta.

Aliran modal dan kebijakan

Di sisi aliran modal, investor asing masih mencatat net sell sebesar Rp187,59 miliar pada perdagangan Rabu. Sementara itu, pemerintah memutuskan menunda implementasi pemungutan pajak melalui marketplace yang sebelumnya direncanakan berlaku pada Agustus 2026.

Prospek ke depan

Dengan kombinasi data makro yang relatif kuat dan meredanya risiko geopolitik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan jangka pendek. Namun, dinamika aliran modal asing dan perkembangan kebijakan fiskal tetap menjadi faktor yang perlu dipantau investor.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait