IHSG Menguat di Jeda Siang, Tembus 6.216,28
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada jeda siang perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, menguat 0,48% atau naik 29,91 poin ke level 6.216,28. Pergerakan ini didorong oleh kombinasi sentimen domestik dan eksternal, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi serta rebound bursa AS.
Pergerakan IHSG dan rentang perdagangan
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.236,61 dan terendah di 6.201,89. Pembukaan sesi pagi juga menunjukkan penguatan dengan level awal di 6.219,62, lalu momentum positif berlanjut hingga jeda siang.
Putusan MK dan implikasi anggaran
Salah satu katalis lokal datang dari Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian uji materiil terhadap UU Nomor 17/2025 tentang APBN 2026. Putusan itu memerintahkan pemisahan anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bukan komponen utama pendidikan dari pos anggaran pendidikan.
Pemisahan ini harus dilakukan paling lambat dalam APBN Tahun Anggaran 2028, atau maksimal dua tahun sejak putusan diucapkan. Menurut Tim Analis Phintraco Sekuritas, keputusan tersebut "akan berdampak terhadap pembagian porsi anggaran pos-pos yang lain jika anggaran untuk MBG diasumsikan masih relatif besar."
Sentimen eksternal dan faktor teknikal
Rebound di bursa Wall Street serta koreksi harga minyak menjadi faktor eksternal yang mendukung. Tim Phintraco menilai beberapa data ekonomi terbaru AS telah meredam kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih agresif dari perkiraan.
Secara teknikal, analis memandang IHSG berpeluang menguji wilayah 6.200–6.250 dalam kelanjutan sesi.
Aktivitas korporasi dan aliran modal
Musim laporan keuangan dan aksi korporasi yang marak juga menjadi faktor pendorong. Aliran modal asing mulai kembali terlihat di pasar saham domestik.
Pada perdagangan Kamis sebelumnya terjadi net buy oleh investor asing sebesar Rp100,16 miliar, yang turut menopang penguatan indeks. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain:
- BBCA
- TINS
- TLKM
- BULL
- INCO
Outlook dan prospek ke depan
Dengan kombinasi sentimen lokal berupa putusan MK dan aliran modal asing, serta sentimen eksternal yang mereda, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dalam beberapa hari mendatang. Namun, investor perlu terus mencermati data ekonomi global, perkembangan harga komoditas, dan laporan kinerja korporasi yang akan keluar seiring berlanjutnya musim laporan keuangan.
"IHSG kemungkinan akan melanjutkan penguatan hari ini. Di mana menguji level 6.200-6250,"
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...