Lokal

Rico Waas Hadiri HUT ke-29 Waspada Online, Sorotan Anggaran Deliserdang

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas menghadiri HUT ke-29 Waspada Online di Medan

Medan — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-29 Waspada Online di Bumi Warta Waspada, Jalan Letjen Suprapto No.1 Medan, Rabu (24/6). Acara dihadiri pejabat lokal dan menjadi momen penghargaan bagi media yang dinilai terus beradaptasi.

Ucapan selamat dari Wali Kota

Dalam sambutannya, Rico memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjalanan Waspada Online melayani publik. Ia berharap media tetap relevan di tengah perubahan teknologi dan kebiasaan membaca berita.

"Atas nama Pemerintah Kota Medan, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-29 kepada Waspada Online. Semoga semakin sukses, terus eksis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,"

Polemik anggaran makan minum Pemkab Deliserdang

Ketua Gerakan Mahasiswa Pejuang Reformasi Sumatera Utara (Gempar Sumut), Fajar Rivana Sinaga, menyorot dugaan besaran anggaran makan minum di Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Ia menyebut angka yang beredar mencapai Rp38.555.855.030 atau sekitar Rp38,5 miliar.

Fajar mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran tersebut kepada Bupati Deliserdang. Ia mengkritik pernyataan pejabat daerah soal prioritas pembangunan dan mempertanyakan apakah alokasi untuk konsumsi itu wajar.

"Kami ingin bertanya kepada Bupati Deliserdang Bapak Asri Ludin Tambunan dengan nada rendah. Sama halnya peryataan bapak ketika ditanya jalan rusak yang menyebut 'jangan sekedar spill-spill jalan jelek, tapi kontribusinya tidak ada. Kitakan membangun bukan pakai daun, kitakan sekarang membangun pakai uang APBD sendiri'. Apakah anggaran makan minum sebesar itu pakai daun pak?"

Pernyataan itu disampaikan Fajar kepada wartawan di Lubuk Pakam, Rabu (24/6). Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Deliserdang yang dipublikasikan dalam keterangan acara.

Satpol PP Sumut perketat pengawasan pintu masuk narkoba

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat upaya pemberantasan narkoba lewat patroli gabungan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut dikerahkan bersama TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan di jalur yang dianggap rawan.

Patroli difokuskan pada daerah Tanjung Balai dan Asahan, yang kerap disebut sebagai titik masuk peredaran narkotika. Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimy, menilai ancaman peredaran narkoba semakin serius karena jalur distribusi terorganisir.

Langkah pengawasan ini diharapkan menutup celah masuknya barang haram dan meningkatkan koordinasi antaraparat. Pemerintah provinsi menegaskan komitmen untuk terus mengintensifkan operasi lapangan.

Catatan akhir: Tiga isu lokal ini menggambarkan dinamika pemerintahan daerah dan keamanan publik di Sumatera Utara. Pemantauan publik terhadap penggunaan anggaran serta pengawasan narkoba diperkirakan akan terus menjadi fokus pengawasan dalam beberapa bulan ke depan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait