Hari Kesaktian Pancasila 2026: Bukan Libur, Ini Jadwal Upacara
Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober 2026, namun hari tersebut tidak termasuk libur nasional menurut SKB 3 Menteri. Kementerian Kebudayaan menetapkan tema peringatan tahun ini: Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Upacara akan digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada pukul 08.00–08.30 WIB.
Apakah Hari Kesaktian Pancasila 2026 libur?
Penetapan Hari Kesaktian Pancasila tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967. Keppres itu menyebutkan:
"Tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila."
Namun, berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, 1 Oktober 2026 bukan merupakan hari libur nasional. Artinya kegiatan pemerintahan, sekolah, dan perkantoran berjalan seperti biasa kecuali ada kebijakan khusus di instansi terkait.
Jadwal dan lokasi upacara
Upacara peringatan diselenggarakan secara resmi dengan rincian sebagai berikut:
- Hari/Tanggal: Kamis, 1 Oktober 2026
- Waktu: 08.00 s.d. 08.30 WIB
- Tempat: Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur
Peserta upacara diharapkan mengikuti ketentuan pakaian:
- Pria: Pakaian Sipil Lengkap (PSL)
- Wanita: Pakaian Nasional
- TNI/POLRI: Pakaian Dinas Upacara (PDU) III
Susunan upacara
Susunan acara resmi mencakup rangkaian tradisional mulai persiapan pasukan hingga peninjauan Monumen. Rangkaian inti adalah sebagai berikut:
- Pasukan upacara sudah berada di daerah persiapan
- Tiupan terompet pertama dan kedua
- Pasukan upacara memasuki tempat upacara
- Komandan upacara mengambil alih pimpinan
- Persembahan lagu-lagu oleh paduan suara
- Kedatangan Wakil Presiden RI beserta Ibu Selvi Ananda
- Kedatangan Presiden RI
- Laporan perwira upacara kepada Inspektur Upacara
- Mengheningkan cipta
- Pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD RI
- Pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua MPR RI
- Pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPR RI
- Pembacaan doa oleh Menteri Agama RI
- Penghormatan kebesaran dan pembubaran pasukan oleh komandan upacara
- Presiden dan Wakil Presiden meninjau Monumen Pancasila Sakti
Catatan dan implikasi
Meskipun bukan hari libur nasional, peringatan ini tetap dilaksanakan secara khidmat di tingkat pusat. Instansi pemerintah dan masyarakat dapat mengikuti kegiatan tertentu sesuai arahan masing-masing lembaga. Peringatan menjadi momen penguatan nilai Pancasila sesuai tema yang diangkat Kementerian Kebudayaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KRI Sriwijaya-100 Dimodifikasi untuk Dukung Penanganan Bencana
KRI Sriwijaya-100 dimodifikasi untuk mengoperasikan helikopter dan drone, memperkuat peran kapal dalam penan...
Komnas Perempuan Desak Kepastian Layanan Kesehatan Reproduksi Korban
Komnas Perempuan desak kepastian akses layanan kesehatan reproduksi bagi korban kekerasan seksual yang menga...
Qodari: Pendidikan Gratis Perluas Akses Pendidikan Berkualitas
Qodari menyatakan pendidikan gratis dari TK hingga perguruan tinggi akan membuka akses pendidikan berkualita...
BGN Adopsi Shokuiku dan Kyushoku untuk Perkuat Program MBG
BGN adopsi Shokuiku dan Kyushoku ala Jepang untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis, fokus pada pendid...
Komnas: Korban Kekerasan Seksual Sering Dipaksa Aborsi
Komnas Perempuan: 203 kasus pemaksaan aborsi; korban menghadapi tekanan dan sering mendapat pertolongan terl...
Wapres Pastikan Penanganan Korban Keracunan di Batang
Wapres Gibran ke SDN Pasusukan (28/9/2026) memastikan penanganan korban dugaan keracunan makanan dan minta i...