Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp2.000, Lanjutkan Pelemahan 3 Hari

Bagikan:

Harga emas batangan Antam yang dipasarkan lewat Logam Mulia kembali turun pada Sabtu, 3 Oktober 2026, melemah Rp2.000 per gram dan memperpanjang tren penurunan menjadi tiga hari berturut-turut.

Ringkasan pergerakan

Harga emas pecahan satu gram tercatat di level Rp2.574.000 pada perdagangan Sabtu, turun dari posisi sehari sebelumnya yang berada di Rp2.576.000 per gram. Penurunan kecil ini menambah rangkaian koreksi harian yang sudah berjalan selama tiga sesi.

Rincian harga per pecahan

Berikut rincian harga emas Antam yang dipasarkan melalui Logam Mulia pada Sabtu, 3 Oktober 2026:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.337.000
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp2.574.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp5.088.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp7.607.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp12.645.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp25.235.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp62.962.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp125.845.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp251.612.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp628.765.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp1.257.320.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.514.600.000

Informasi pembelian dan rekomendasi

Logam Mulia menyediakan emas batangan dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga menyesuaikan berdasarkan bobot masing-masing pecahan. Data harga diperbarui berkala melalui laman resmi penyedia.

Investor disarankan memperhatikan tren pergerakan harga sebelum menentukan waktu transaksi. Fluktuasi harian kecil seperti penurunan Rp2.000 per gram ini masih dapat dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan permintaan domestik.

Prospek singkat

Meskipun koreksi tiga hari berturut-turut menunjukkan tekanan jual jangka pendek, perubahan harga emas kerap cepat berbalik arah seiring data ekonomi dan sentimen pasar internasional. Oleh karena itu, memantau update harga secara berkala penting bagi perencanaan investasi.

Data harga di atas bersifat referensi pada tanggal 3 Oktober 2026 dan dapat berubah sesuai pembaruan resmi berikutnya.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait