Ekonomi

Buyer Spanyol Tertarik Limbah Jaring Ikan untuk Pelet Nilon 6

Bagikan:

Calon buyer asal Spanyol, Recycling Fibers, menjajaki limbah jaring ikan berbahan nilon 6 dari Indonesia untuk diolah menjadi pelet nilon 6. Penjajakan berlangsung melalui rangkaian business matching yang difasilitasi oleh Atase Perdagangan Republik Indonesia di Madrid pada Juli–September 2026. Perwakilan perdagangan RI di Madrid berencana menindaklanjuti kebutuhan teknis dan logistik calon pembeli.

Penjajakan dan fasilitasi tindak lanjut

Perusahaan Spanyol tersebut melakukan diskusi produk dan spesifikasi teknis saat sesi business matching. Atase Perdagangan RI Madrid menyatakan akan memfasilitasi komunikasi bisnis dan pendampingan hingga tahap negosiasi lebih lanjut.

"Perwakilan perdagangan RI di Spanyol berkomitmen untuk mempertemukan kebutuhan calon buyer dengan spesifikasi produk yang ditawarkan eksportir Indonesia. Kami harap, fasilitasi komunikasi bisnis dan pendampingan tindak lanjut dapat membantu merealisasikan potensi transaksi pasca-business matching," ujar Atase Perdagangan Republik Indonesia Madrid Ratnaningsih Hidayati di Madrid, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kantor perdagangan ini juga akan memantau kelanjutan pembicaraan antara eksportir dan pembeli. Pemantauan mencakup kecocokan spesifikasi produk serta pembahasan biaya dan rantai logistik.

Produk eksportir Indonesia

Salah satu eksportir yang menawarkan bahan baku adalah Aruna, dengan produk hasil pengolahan fishing net waste. Selain itu, beberapa perusahaan lain menawarkan produk olahan kayu dan arang yang menarik minat pembeli Spanyol.

  • Charcoal Experience — menawarkan briket serbuk kayu heksagonal, arang shisha, dan arang barbeku dari kayu keras lokal.
  • Java Charcoal — menawarkan briket serbuk kayu heksagonal, arang shisha kelapa, arang barbeku berbentuk bantal, dan arang kayu alami.
  • Manuel Oroz — calon buyer yang meninjau briket serbuk kayu untuk restoran profesional, memperhatikan nilai kalori, fixed carbon, dan ukuran.
  • Desarollos GFJ — tertarik pada buah dan sayur olahan dari Indonesia.

Potensi transaksi dan data perdagangan

Rangkaian business matching pada Juli–September 2026 mencatat potensi transaksi sebesar USD 2,31 juta (sekitar Rp 41,35 miliar). Di sisi makro, perdagangan Indonesia dengan Spanyol tercatat naik pada awal tahun.

Periode Nilai (USD)
Potensi transaksi (Jul–Sep 2026) USD 2,31 juta (~Rp 41,35 miliar)
Perdagangan bilateral (Jan–Jul 2026) USD 1,67 miliar (Ekspor: USD 1,06 miliar, Impor: USD 610,7 juta)
Surplus Indonesia USD 450,8 juta

Komoditas ekspor Indonesia pada 2025 yang menjadi andalan antara lain lemak dan minyak, besi dan baja, produk kimia, karet dan barang karet, serta bahan kimia organik.

Prospek dan langkah selanjutnya

Atase Perdagangan RI di Madrid akan terus memantau pembicaraan teknis dan diskusi biaya logistik untuk mewujudkan potensi transaksi. Jika spesifikasi produk dan aspek logistik cocok, peluang ekspor bahan olahan limbah jaring ikan ke pasar Spanyol berpeluang terealisasi dalam beberapa bulan mendatang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait