Hancabarasih Laundry Bertahan Hampir 18 Tahun di Malang
Hancabarasih Laundry didirikan oleh Riswandi pada 2008 di Kota Malang. Setelah hampir 18 tahun beroperasi, usaha yang bermula dari ruko sewaan itu kini berkembang menjadi jaringan lima outlet. Pendiri menyebut keterbatasan modal awal dan fokus pada kualitas layanan sebagai kunci kelangsungan bisnis.
Awal mula dan inspirasi
Ide membuka usaha laundry muncul saat Riswandi menempuh pendidikan di Malang. Ia terinspirasi pengalaman di kota lain yang memiliki banyak layanan serupa. Setelah lulus, Riswandi memutuskan menunda bekerja dan memulai usaha sendiri.
"Salah satu inspirasi saya ketika di Yogyakarta karena laundry di sana lebih banyak. Saat saya kuliah di Malang jumlah laundry masih lebih sedikit. Setelah lulus saya sempat bingung mau bekerja atau membangun usaha sendiri, akhirnya saya memutuskan membuka usaha laundry,"
Pengakuan tersebut disampaikan Riswandi dalam acara Jagongan UMKM pada Selasa, 28 Juli 2026.
Perpindahan lokasi dan pengembangan produksi
Perjalanan usaha dimulai di sebuah ruko di Jalan Mertojoyo, Merjosari. Setelah kontrak sewa berakhir, operasional dipindahkan ke Jalan Serayu, Blimbing. Beberapa tahun kemudian, Riswandi membangun rumah di Karangploso dan memanfaatkan lantai dua sebagai pusat produksi.
Pusat produksi di Karangploso tetap digunakan hingga sekarang, menjadi basis operasional sekaligus simbol perkembangan usaha secara bertahap.
Tantangan modal dan strategi pertumbuhan
Riswandi menegaskan bahwa keterbatasan modal menjadi tantangan utama pada fase awal usaha. Karena itu, ekspansi dilakukan secara pelan dan terukur.
"Karena awal usaha kami memiliki keterbatasan modal, jadi semuanya dilakukan pelan-pelan. Itu sebabnya selama 18 tahun berjalan Hancabarasih baru memiliki beberapa outlet saja,"
Fokus pada konsistensi layanan disebut sebagai strategi utama untuk mempertahankan pelanggan dan membangun reputasi jangka panjang.
Outlet saat ini
Saat ini Hancabarasih Laundry mengoperasikan lima outlet. Lokasi-lokasi tersebut antara lain:
- Outlet pusat: Karangploso
- Jalan Terusan Sigura-gura
- Jalan Serayu, Blimbing
- Jalan Satria Barat, Arjosari (Kawasan Bunul)
- Jalan Dirgantara, Kedungkandang
Pelajaran dan prospek
Perjalanan hampir dua dekade Hancabarasih Laundry menunjukkan bahwa usaha kecil bisa bertahan dengan langkah bertahap dan fokus pada mutu layanan. Konsistensi menjadi pelajaran utama yang ditonjolkan pendiri.
Kisah ini menggambarkan model pengembangan UMKM yang mengandalkan ketekunan dan pengelolaan sumber daya terbatas. Ke depan, keberlanjutan usaha akan bergantung pada kemampuan menjaga kualitas sambil menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelanggan.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...