Pep Guardiola Hengkang dari Manchester City Akhir Musim
Pep Guardiola memastikan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Pengumuman itu menutup sekitar satu dekade kerja sama yang penuh trofi di Etihad Stadium, dan dilakukan atas pertimbangan pribadi bahwa waktunya di klub telah selesai.
Keputusan dan pernyataan Guardiola
Guardiola menyatakan tidak ada satu alasan tunggal di balik keputusannya. Ia menegaskan keputusan itu lahir dari rasa batin bahwa saatnya untuk melangkah pergi.
"Jangan tanya saya alasan saya pergi. Tidak ada satu alasan pun, tapi jauh di dalam hati saya tahu ini waktunya."
Ia menambahkan bahwa tidak ada yang abadi dalam sepak bola. Menurutnya, yang akan tetap tersisa adalah perasaan, hubungan dengan orang-orang, dan kenangan bersama klub.
"Tidak ada yang abadi. Jika iya, saya akan tetap di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta saya untuk Manchester City."
Prestasi selama satu dekade
Di bawah kepemimpinan Guardiola, Manchester City menjadi salah satu kekuatan dominan di Inggris dan Eropa. Selama periode itu klub mengumpulkan sekitar 19–20 trofi.
- Premier League: 6 kali (2017–2018, 2018–2019, 2020–2021, 2021–2022, 2022–2023, 2023–2024)
- Piala Carabao: 5 kali
- Liga Champions: 1 kali (2022–2023)
- UEFA Super Cup: 1 kali
- Piala Dunia Antarklub FIFA: 1 kali
- Community Shield: 3 kali
Dampak pada klub dan langkah selanjutnya
Kepergian Guardiola menandai berakhirnya salah satu era tersukses di sejarah klub. Manchester City kini menghadapi tugas memilih pengganti yang dapat melanjutkan standar tinggi yang telah ditetapkan.
Para pemain, staf, dan suporter akan menyimpan kenangan dari periode dominasi yang dibangun selama sepuluh tahun. Sementara itu, manajemen perlu menimbang arah teknis dan strategi jangka panjang.
Keputusan ini juga mengingatkan bahwa dalam sepak bola modern, perubahan kepelatihan adalah bagian dari siklus klub. Untuk saat ini, fokus akan tertuju pada sisa musim dan proses transisi yang akan berlangsung setelah pengumuman resmi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...
Mitchell Baker: Mentalitas Positif Bawa Lima Gol ke Bangladesh
Mitchell Baker menyatakan mentalitas positif jadi kunci lima golnya dan membantu Indonesia puncaki Grup A se...