Glasner Minta Palace Juara Liga Konferensi
Oliver Glasner meminta Crystal Palace menebus kegagalan di Liga Europa dengan mengalahkan Rayo Vallecano pada final Liga Konferensi UEFA di Leipzig, Kamis 28 Mei 2026. Pelatih asal Austria itu mengatakan kemenangan akan mengembalikan Palace ke kompetisi Eropa yang semestinya mereka mainkan musim ini, sekaligus menutup kepindahannya dari klub setelah pertandingan nanti.
Latar belakang dan tuntutan Glasner
Palace awalnya lolos ke Liga Europa berkat gelar Piala FA musim lalu. Namun hak tampil di Liga Europa dicabut oleh UEFA karena aturan kepemilikan multi-klub, sehingga Palace harus memainkan Liga Konferensi sebagai gantinya. Glasner menilai final ini kesempatan untuk mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan.
"Bagi saya, hal terbaik adalah menang besok, karena mereka akan bermain sepak bola Eropa di Liga Europa tahun depan. Kemudian kita mendapatkan apa yang seharusnya kita dapatkan tahun ini." — Oliver Glasner
Dampak kemenangan bagi Palace
Menurut Glasner, kemenangan di final tidak sekadar menambah trofi, tetapi juga memperbaiki posisi kompetisi klub di musim berikutnya. Ia berharap hasil positif itu memberi Palace hak bermain di turnamen yang lebih bergengsi pada musim depan.
"Untuk tim yang berpartisipasi dalam kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah, itu adalah pengalaman luar biasa." — Oliver Glasner
Kondisi tim dan persiapan
Glasner meminta pemainnya bersantai dan menikmati pekan pertandingan tanpa tekanan berlebihan. Dua pemain yang sempat cedera, Adam Wharton dan Chris Richards, dilaporkan berlatih pada Selasa, tetapi keputusan akhir akan diambil pada hari pertandingan.
Meski akan meninggalkan klub setelah final, Glasner menyatakan ia tetap akan mengikuti perjalanan Palace musim depan. Ia berharap bisa menyaksikan dari luar bahwa tim memulai Liga Europa dengan kepercayaan untuk meraih prestasi lebih tinggi.
"Saya ingin menonton di TV bahwa mereka memulai Liga Europa dengan keinginan dan keyakinan bahwa mereka bisa memenangkannya juga." — Oliver Glasner
Rayo Vallecano dan misi sejarah
Rayo Vallecano datang ke final dengan ambisi besar: memenangkan trofi besar pertama dalam sejarah klub. Gelandang Oscar Trejo menyatakan timnya ingin membalas kepercayaan penggemar yang mendukung perjalanan ajaib mereka ke final Eropa pertama.
Penutup
Glasner meninggalkan Palace setelah membawa klub meraih gelar Piala FA pertama dalam sejarah dan mengalahkan Liverpool di Charity Shield. Final melawan Rayo menjadi pertandingan penutup perjalanannya bersama Palace, sekaligus peluang menentukan nasib kompetisi Eropa tim musim depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Osaka Atasi Timofeeva, Melaju ke Babak Kedua China Open 2026
Naomi Osaka menang 6-3, 3-6, 6-3 atas Maria Timofeeva dan melaju ke babak kedua China Open 2026 di Beijing.
Sixers Mulai Bangun Chemistry Jelang Musim NBA 2026-2027
Sixers menggelar pemusatan latihan tiga hari untuk mempercepat chemistry tim menjelang musim NBA 2026-2027,...
Aditya Tri Syahria Gagal di Final Speed Asian Games 2026
Aditya Tri Syahria gagal di final speed Asian Games 2026 akibat false start; ia ambil pelajaran dan fokus ke...
Bintang/Sofyan Tantang Wakil Qatar di Final Voli Pantai Asian Games
Bintang/Sofyan ke final voli pantai Asian Games 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Jan...
Prancis vs Italia: Zidane Jalani Laga Kandang Perdana
Prancis menjamu Italia di Stade de France, Jumat 2 Oktober 2026; laga ini jadi pertandingan kandang pertama...
Duo Esposito Jadi Senjata Mancini Hadapi Prancis
Mancini diprediksi menurunkan kakak-beradik Esposito melawan Prancis pada 3 Oktober, setelah Kean absen; Kay...