Olahraga

Fares Chaïbi: Profil Pemain Aljazair yang Nyaris Mengejutkan Argentina

Bagikan:
Fares Chaïbi merayakan gol yang akhirnya dianulir saat Aljazair vs Argentina Piala Dunia 2026

Gelandang muda Aljazair, Fares Chaïbi, hampir membuka skor pada duel Grup J Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Kejadian itu berlangsung di Stadion Arrowhead, Amerika Serikat, Rabu 17 Juni 2026, ketika gol awalnya dianulir karena posisi offside. Chaïbi, 23 tahun, kini menjadi sorotan setelah aksi awal yang hampir membawa Albiceleste tertinggal cepat.

Kronologi peluang yang dianulir

Pada menit ketujuh, Chaïbi melakukan penyelesaian yang meyakinkan dan berhasil menjebol gawang Argentina. Namun, setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan karena offside. Keputusan wasit mengembalikan skor menjadi 0-0 dan menggagalkan kejutan cepat bagi Aljazair.

Perjalanan karier singkat

Chaïbi lahir di Bron, pinggiran Kota Lyon, Prancis, dan meniti karier sejak usia dini di klub lokal SC Bron Terraillon dan AS Bron. Pada usia 15 tahun ia bergabung dengan akademi pengembangan FC Lyon, lalu pindah ke Toulouse pada 2019 untuk melanjutkan pembinaan.

Debut profesional dan penampilan di Toulouse

Pada Februari 2022, Chaïbi menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Toulouse. Ia tampil menonjol di laga pramusim dengan mencetak tiga gol dan dua assist, lalu melakukan debut profesional pada 7 Agustus 2022.

Pindah ke Bundesliga

Pada 30 Agustus 2023, Eintracht Frankfurt mengumumkan perekrutan Chaïbi dengan kontrak lima tahun dan nilai transfer sekitar 17 juta Euro. Ia melakukan debut Bundesliga sebagai pemain pengganti dan sempat membantu tim meraih hasil imbang 1-1 melawan VfL Bochum.

Performa musim terakhir

Musim terakhir bukanlah musim terbaik bagi Chaïbi. Dari 34 laga Bundesliga, ia menjadi starter hanya dalam 10 pertandingan dan mencatatkan satu gol serta tiga assist sepanjang kompetisi. Di Liga Europa, ia juga belum memberikan kontribusi gol atau assist dalam sepuluh penampilan klub.

Keputusan membela Aljazair

Chaïbi memiliki kewarganegaraan ganda, Prancis dan Aljazair, dan sempat dipantau federasi Prancis. Meski demikian, ia memilih menerima panggilan tim nasional Aljazair setelah menjalani pemusatan latihan tingkat U-20 pada Oktober 2020. Pilihan itu menempatkannya sebagai bagian penting skuad Aljazair di Piala Dunia 2026.

Saat ini perhatian tertuju pada bagaimana klub dan timnas akan memaksimalkan potensi Chaïbi setelah momen penting di turnamen dunia. Perkembangan kariernya ke depan akan menentukan apakah ia mampu menjadi lebih konsisten di level klub dan internasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait