DPRD Jatim Desak Evaluasi Keselamatan Laut Usai Kebakaran KMP
SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Abrari, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi laut setelah kebakaran kapal KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep pada Minggu (2/8/2026). Insiden itu menewaskan lima orang dan mendorong evakuasi terhadap 236 penumpang dan awak, sehingga Abrari menilai upaya pencegahan dan penanganan darurat harus diperkuat.
Desakan evaluasi menyeluruh
Abrari, politisi PDI Perjuangan dari Dapil Madura, mengatakan tragedi ini harus menjadi momentum memperbaiki standar keselamatan pelayaran. Evaluasi, menurutnya, tidak boleh berhenti pada penyelidikan penyebab kebakaran semata.
"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya lima korban dalam musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,"
Selain itu, Abrari menekankan pentingnya perhatian terhadap keselamatan penumpang sebelum kapal beroperasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Pemeriksaan kelayakan dan pendampingan korban
Abrari menegaskan perlunya pengecekan kelayakan kapal secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan sistem pemadam kebakaran, jalur evakuasi, dan pelatihan awak kapal. Ia mengingatkan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama.
"Kami berharap pihak-pihak terkait melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap setiap kapal sebelum berlayar. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang,"
Ia juga meminta agar korban yang selamat mendapatkan pendampingan, termasuk pemulihan fisik dan dukungan psikologis. Menurut Abrari, trauma pasca-bencana perlu perhatian serius dari pemerintah dan lembaga sosial.
Koordinasi antarpemangku kepentingan
Abrari mendorong koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten, operator pelayaran, dan instansi terkait. Tujuannya agar proses evakuasi, pencarian, dan pelayanan kepada korban berjalan optimal.
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep turut meminta Bupati Sumenep memberikan perhatian dan bantuan maksimal kepada korban serta keluarga yang terdampak.
Kondisi terkini dan tindak lanjut
Hingga Senin (3/8/2026), tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian serta pencocokan data manifes penumpang. Pemeriksaan teknis dan penyelidikan penyebab kebakaran terus berjalan sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem keselamatan pelayaran ke depan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dan kesiapsiagaan menghadapi insiden di laut demi menekan risiko korban jiwa dan kerugian.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Distribusikan Air Bersih untuk Warga Bangkalan
PDI Perjuangan mendistribusikan air bersih ke beberapa kecamatan Bangkalan pada 1 Agustus 2026 untuk merespo...
DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang Terkait Trans Jatim Koridor II
DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya untuk menampung aspirasi terkait operasional Trans Jatim Ko...
Erma Susanti Hadiri HUT ke-11 Asosiasi BPD Tulungagung
Erma Susanti hadir pada HUT ke-11 Asosiasi BPD Tulungagung di Desa Sumberejo Kulon, mendorong kolaborasi dan...
PDIP Madiun Minta Evaluasi Desil Kesejahteraan agar Bantuan Tepat Sasaran
Anton Kusumo minta evaluasi desil kesejahteraan di Madiun agar bantuan sosial didasarkan pada penghasilan, b...
Fatatoh Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Budaya Politik Berintegritas
Fatatoh Hironi Ulya mengajak Pemuda Muhammadiyah membangun budaya politik berintegritas dan bertanggung jawa...
DPRD: Jatim Perkuat Pencegahan Usai Pengungkapan Besar Narkoba
DPRD Jatim mendesak penguatan pencegahan dan penegakan hukum setelah pengungkapan ganja 3,37 ton dan sabu 5,...