Batubara Gelar Edukasi Politik: Menepis Apatisme, Merawat Demokrasi
Lima Puluh, Batubara — Edukasi Politik Kebangsaan bertema “Menepis Apatisme, Merawat Demokrasi” digelar di Aula Kantor Bupati Batubara pada Minggu, 21 Juni. Kegiatan yang diselenggarakan Rumah Informasi dan Edukasi (RIE) Batubara ini menghadirkan Bupati Dr. H. Baharuddin Siagian SH M.Si sebagai pembicara utama. Acara bertujuan meningkatkan kesadaran politik warga serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
Pesan utama: tingkatkan kesadaran politik untuk demokrasi bermutu
Bupati Baharuddin menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan dengan menegakkan etika, tata krama, dan saling menghormati. Menurutnya, meningkatkan kesadaran politik masyarakat merupakan kunci memperkuat demokrasi yang sehat dan berorientasi pada kemajuan daerah.
"Demokrasi yang berkualitas lahir ketika masyarakat aktif, beretika, dan terpaut dengan proses pengambilan kebijakan," kata Bupati saat membuka acara.
Menepis apatisme lewat komunikasi dan forum inklusif
Pembicara menyebut masih ada sikap apatis di kalangan warga, terutama pemuda. Untuk mengatasi itu, pemerintah dan organisasi masyarakat diminta membuka ruang komunikasi dan forum diskusi yang inklusif.
"Bagaimana agar pemuda dan masyarakat tidak apatis? Salah satunya membuka forum-forum diskusi. Komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, serta dengan berbagai komponen lainnya harus terus dirawat dan diperkuat."
Bupati menjelaskan bahwa forum dialog efektif menampung aspirasi, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan daerah.
Penyerahan tali asih dan dukungan pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan tali asih kepada anak-anak yang kembali melanjutkan pendidikan melalui program RIE Batubara. Langkah ini dimaksudkan untuk mendukung keterlibatan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan politik secara positif.
Narasumber dan peserta
Selain Bupati, acara menghadirkan beberapa narasumber penting:
- Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI
- Dr. Betty Epsilon Idroos, Komisioner KPU RI
Hadir pula Ketua dan Pendiri RIE Batubara Wan Azimah SH, H. Yusriadi S. Pane S.M, anggota DPRD, perwakilan Bawaslu, Ketua KPU daerah, Ketua Pujakesuma, serta berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, dan pemuda.
Implikasi dan langkah ke depan
Acara ini menekankan perlunya komunikasi berkelanjutan antara pemerintah dan warga. Jika forum-forum diskusi diperluas dan dijaga kualitasnya, diharapkan tingkat partisipasi pemilih, pengawasan publik, dan peran pemuda dalam pembangunan Batubara meningkat. Program lanjutan oleh RIE dan dukungan pemerintah daerah diharapkan memperkuat upaya tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Investasi Nagan Raya: Kontributor Terbesar Aceh, Rp336 Miliar
Nagan Raya jadi penyumbang investasi terbesar Aceh: Rp336,18 miliar (Triwulan IV 2025) dan terus bertumbuh p...
Polres Padanglawas Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Hasahatan Jae
Satreskrim Polres Padanglawas menggerebek rumah di Hasahatan Jae dan menyita puluhan slop rokok tanpa pita c...
Gebyar Patuh Pajak Medan 24-25 Juni: Samsat Keliling & Hadiah
Bapenda Medan gelar Gebyar Patuh Pajak 24-25 Juni di Centre Point Mall; layanan Samsat Keliling dan hadiah b...
Lamsihar Raih Magister Teknologi Informasi dengan IPK 4.00
Lamsihar Banjarnahor lulus MTI di Universitas Panca Budi Medan dengan IPK 4.00 setelah perjalanan hidup penu...
Polda Aceh Gelar Lomba Stand Up Comedy Sambut Hari Bhayangkara
Polda Aceh menggelar Lomba Stand Up Comedy bertema Polri Semakin Dicintai pada 22 Juni 2026 untuk merayakan...
Tokoh Sumut Minta Porsi DBH Sawit Ditingkatkan di Era B50
Tokoh pemuda Sumut dukung B50 namun minta peningkatan porsi DBH Sawit agar daerah penghasil sawit mendapat m...