Djokovic Bidik Gelar Kelima US Open di New York
Novak Djokovic datang ke US Open 2026 dengan persiapan matang untuk merebut gelar kelima di New York dan Grand Slam ke-25. Turnamen dimulai Senin, 31 Agustus 2026, dan Djokovic memasuki ajang itu setelah periode latihan tambahan pasca kekalahan di Cincinnati. Ia menegaskan tujuan menjaga kebugaran dan melanjutkan karier di level tertinggi setelah lebih dari dua dekade berlaga di Grand Slam.
Kembali ke New York: momen kebanggaan
Ini adalah penampilan ke-20 Djokovic di US Open, sebuah tonggak yang membuatnya mengenang debut pada 2005 saat berusia 18 tahun melawan Gael Monfils. Saat itu ia menang dalam laga lima set yang berlangsung empat jam dua menit. Dua dekade berselang, Djokovic menyatakan kebanggaannya bisa tetap kompetitif di panggung terbesar tenis dunia.
Saya sangat bangga dengan itu
Persiapan dan kondisi fisik
Setelah tersingkir pada laga pembuka Cincinnati Open, Djokovic memanfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan kondisi dan mengasah persiapan. Kekalahan dari Thiago Agustin Tirante memberi ruang hampir dua pekan bagi Djokovic untuk memfokuskan latihan fisik dan mental menjelang turnamen di Arthur Ashe Stadium.
Saya hampir memiliki dua pekan untuk berlatih dan mempersiapkan tubuh serta pikiran
Performa terakhir dan momentum
Musim ini Djokovic menunjukkan konsistensi di turnamen besar. Ia mencapai final Australian Open pada Januari dan melaju sampai semifinal Wimbledon bulan lalu. Hasil-hasil itu memperlihatkan bahwa ia masih menjadi kandidat kuat meski menghadapi persaingan ketat dari generasi baru pemain dunia.
Jadwal dan lawan pertama
Lawan pembuka Djokovic di US Open adalah Mariano Navone. Pertemuan ini tercatat sebagai pertemuan perdana antara keduanya. Djokovic berharap bisa melewati laga awal sebelum membangun momentum untuk babak-babak selanjutnya di New York.
Catatan karier di US Open
Di New York, Djokovic tercatat memiliki 95 kemenangan dan 15 kekalahan di turnamen tersebut. Ia terakhir menjuarai US Open pada 2023 dan kini membidik gelar kelima di lokasi yang sama. Pencapaian ini menjadi bagian dari upayanya meraih Grand Slam ke-25 dalam karier yang telah berlangsung lebih dari 20 tahun.
Dengan kombinasi pengalaman, hasil musim ini, dan persiapan tambahan, Djokovic memasuki US Open sebagai salah satu favorit. Tantangan di Arthur Ashe Stadium diprediksi berat, tetapi target jangka panjangnya jelas: menjaga kebugaran, meraih kemenangan laga demi laga, dan menambah koleksi gelar Grand Slam.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia Tergusur dari Puncak Grup C Usai Kalah dari Hong Kong
Indonesia kalah 60-71 dari Hong Kong di Arena Seremban (30/8/2026), sehingga turun ke posisi kedua Grup C da...
Odekta Naibaho Harap Merdeka Run 2027 Lebih Meriah
Odekta Naibaho berharap Merdeka Run 2027 lebih meriah, dengan peserta lebih banyak dan penyelenggaraan yang...
Yeremia/Patra Runner-up Pontianak International Challenge 2026
Yeremia/Patra jadi runner-up Pontianak International Challenge 2026 setelah kalah 20-22, 15-21; keduanya fok...
Atlet: Merdeka Run 2026 Ramah untuk Pelari Pemula
Odekta Naibaho menyebut Merdeka Run 2026 ramah untuk pelari pemula karena jarak bersahabat dan rute steril d...
Sabalenka Hadapi Tekanan Pertahankan No.1 di US Open 2026
Aryna Sabalenka wajib menjaga 2.000 poin dan menghadapi tekanan mental untuk mempertahankan posisi nomor sat...
Everton Batalkan Transfer Harrison Armstrong Usai Protes Suporter
Everton membatalkan penjualan Harrison Armstrong ke Nottingham Forest setelah protes suporter saat laga 29 A...