IEPA: Dekarbonisasi Industri Harus Sejalan dengan Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia ESG Professional Association (IEPA) menegaskan bahwa dekarbonisasi harus berjalan seiring menjaga pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan lapangan kerja. Pernyataan itu disampaikan saat penandatanganan Head of Agreement di PT Lautan Luas Tbk., Jakarta, Selasa 4 Agustus 2026, dengan alasan bahwa kebijakan pengurangan emisi berimplikasi luas pada ekonomi dan sosial.
Mengapa dekarbonisasi juga soal ekonomi dan sosial
IEPA menilai pergeseran menuju rendah karbon tidak bisa dipisahkan dari nasib pekerja dan kelangsungan usaha. Transisi yang tergesa-gesa dapat menimbulkan kenaikan biaya produksi, harga barang, dan menurunkan daya saing ekspor nasional.
Perlu kita ketahui bahwa dekarbonisasi bukan hanya isu lingkungan, tapi juga isu ekonomi dan sosial. Jadi kalau kita bicara dekarbonisasi, sebetulnya kita sedang berbicara nasib jutaan masyarakat, bukan hanya keuntungan industri,
kata Kepala Komisaris IEPA, Herry Ginanjar.
Peran sektor industri dan data ekonomi
Herry menegaskan sektor industri merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus penyumbang emisi terbesar. Menurutnya, upaya rendah karbon harus mempertimbangkan dampak pada dunia usaha dan tenaga kerja.
- Sektor industri menyumbang 17,39 persen terhadap PDB nasional
- Sekitar 80 persen ekspor nasional berasal dari sektor ini
- Industri menyerap sekitar 20 juta tenaga kerja
Tantangan kesiapan perusahaan
IEPA menilai tantangan utama terletak pada lambatnya kesiapan banyak perusahaan menghadapi perubahan global. Herry memberi contoh perusahaan yang mulai mempersiapkan program keberlanjutan, yakni PT Lautan Luas Tbk., sebagai langkah awal menghadapi transisi energi.
Langkah PT Lautan Luas dalam ESG
Manajemen PT Lautan Luas Tbk. menyatakan telah menerapkan inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG selama lima tahun terakhir. Perusahaan memandang program ini sebagai kontribusi pada dekarbonisasi sekaligus strategi memperkuat daya saing jangka panjang.
ESG itu merupakan cara Lautan Luas untuk memberikan kontribusi kembali ke Indonesia. Ini menjadi salah satu upaya untuk turut berkontribusi menjalankan program-program yang nantinya bisa membantu dekarbonisasi,
ujar Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG Manager PT Lautan Luas Tbk.
Eurike menambahkan pengelolaan ESG yang baik membuka peluang mengikuti tender perusahaan multinasional dan harus dipandang sebagai investasi strategis bagi pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan industri.
Implikasi dan langkah ke depan
Kesimpulannya, IEPA mendorong agar kebijakan dekarbonisasi dirancang inklusif dan bertahap. Perencanaan yang matang diperlukan untuk menyeimbangkan target emisi dengan kebutuhan menjaga lapangan kerja dan daya saing industri. Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri dianggap krusial untuk merumuskan kebijakan transisi yang adil dan efektif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
TP PKK OKU Timur Maksimalkan Anggaran, Fokus Manfaat ke Keluarga
TP PKK OKU Timur lakukan monitoring dan pendampingan 10 Program Pokok PKK di Madang Suku 1 untuk memastikan...
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik 19 Sept 2026
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik pada 19 Sept 2026, masing-masing Rp16.000 dan Rp15.000 per gra...