Chwalinska Cetak Sejarah: dari Kualifikasi ke Final Roland Garros
Maja Chwalinska mencetak sejarah pada Kamis, 4 Juni 2026, setelah melaju ke final Roland Garros dari jalur kualifikasi. Di Lapangan Philippe-Chatrier, petenis Polandia itu mengalahkan unggulan ke-25, Diana Shnaider, 7-6(4), 6-4 dalam laga berdurasi dua jam sepuluh menit.
Langkah luar biasa dari kualifikasi ke final
Kemenangan ini membuat Chwalinska menjadi petenis kualifikasi pertama yang mencapai final French Open. Selain itu, ia tercatat sebagai salah satu dari sedikit pemain wanita yang lolos ke final pada debutnya di putaran utama Roland Garros.
"Ini seperti mimpi. Saya tidak tahu harus berkata apa, saya hanya sangat bahagia," kata Chwalinska usai pertandingan.
Jalannya pertandingan
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, dengan reli panjang dan pertukaran pukulan keras. Chwalinska sempat memimpin 3-1 sebelum Shnaider menyamakan menjadi 3-3.
Set pertama terus berlanjut hingga tiebreak setelah kedua pemain saling menekan. Di momen krusial itu Chwalinska merebut lima poin beruntun untuk menutup set pembuka.
Set kedua semakin menguras fisik. Chwalinska sempat menerima perawatan pada kaki kiri, sedangkan Shnaider mengalami keluhan pada punggung bawah. Ketika skor imbang 4-4, Chwalinska berhasil mendapatkan break penting berkat variasi pukulannya, lalu menuntaskan laga dengan winner forehand yang jatuh tepat di garis.
Rekam jejak dan perbandingan
Secara sejarah, pencapaian Chwalinska ini jarang terjadi. Ia kini menjadi petenis kedua di Era Terbuka yang melaju ke final Grand Slam melalui kualifikasi; sebelumnya Emma Raducanu melakukan hal serupa di US Open 2021.
Siapa yang menanti di final
Di final, Chwalinska akan berhadapan dengan Mirra Andreeva. Pertandingan ini merupakan final Grand Slam pertama untuk kedua pemain dan juga pertemuan pertama mereka di level utama WTA.
"Saya akan memberikan segalanya karena ini final Grand Slam," kata Chwalinska, menegaskan fokusnya menjelang laga penentuan.
Kemenangan di semifinal menempatkan Chwalinska di panggung terbesar tenis dunia. Kini perhatian tertuju pada final, di mana pengalaman, fisik, dan ketenangan akan menentukan siapa yang mengangkat trofi di Paris.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Persebaya Bidik Kemenangan atas Persija di Pembuka Piala Presiden
Persebaya incar kemenangan atas Persija di Gelora Bung Tomo pada pembuka Piala Presiden 26 Juli 2026 untuk m...
Sinner dan Djokovic Mundur dari Canadian Open, Soroti Jadwal Padat
Jannik Sinner dan Novak Djokovic mundur dari Canadian Open 2026, memicu desakan evaluasi jadwal padat dan pe...
Andrea Pirlo Jadi Pelatih Timnas Italia, Kontrak 4 Tahun
FIGC mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia kontrak empat tahun, setelah Gua...
Menpora Buka Turnamen Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi
Menpora Erick Thohir membuka Turnamen Open Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi (25 Juli 2026), diikuti 12 t...
Herdman Umumkan 26 Pemain Timnas untuk ASEAN Hyundai Cup
John Herdman memanggil 26 pemain untuk ASEAN Hyundai Cup 2026; skuad gabungkan pengalaman dan wajah baru, te...
Putri Wardani Terhenti di Perempat Final China Open 2026
Putri Kusuma Wardani tersingkir di perempat final China Open 2026 setelah kalah 21-16, 11-21, 9-21 dari Tomo...