Ekonomi

Kemenperin Gelar CBI 2026 untuk Perkuat Ekosistem Fesyen dan Kriya

Bagikan:
Kick Off CBI 2026 Kemenperin memperkuat kewirausahaan sektor fesyen dan kriya

Kementerian Perindustrian menggelar Kick Off Creative Business Incubator (CBI) 2026

Program dan tujuan CBI 2026

CBI 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan komprehensif bagi wirausaha muda di bidang fesyen dan kriya. Program menyediakan kurikulum, mentorship, dan dukungan pengembangan model bisnis agar pelaku IKM mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

"Pemerintah terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang mampu memperkuat kapasitas pelaku IKM. Agar dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Data ekonomi sektor fesyen dan kriya

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita menyebut capaian ekonomi sektor ini menunjukkan potensi besar. Pada Triwulan I 2026, nilai PDB sektor fesyen dan kriya mencapai Rp120,13 triliun, naik 7,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Indikator Nilai Periode
PDB sektor fesyen & kriya Rp120,13 triliun Triwulan I 2026
Ekspor kriya USD 228 juta Jan–Apr 2026
Ekspor fesyen pakaian jadi USD 2,78 miliar Jan–Apr 2026
Ekspor tekstil USD 1,04 miliar Jan–Apr 2026

Peran mentorship dan rantai pasok

Agus menekankan pembinaan tidak hanya menciptakan wirausaha baru, tetapi juga memastikan IKM berkembang menjadi usaha produktif dan berkelanjutan. Penguatan rantai pasok lokal menjadi fokus agar IKM saling terhubung dan meningkatkan penggunaan bahan baku dalam negeri.

"Diperlukan penguatan rantai pasok lokal yang terintegrasi sehingga IKM dapat saling terhubung. Meningkatkan penggunaan bahan baku dan jasa dalam negeri, menjadi bagian ekosistem industri yang menghasilkan nilai tambah lebih besar," kata Agus.

Reni menambahkan mentorship berperan penting meningkatkan kompetensi teknis dan membentuk karakter wirausaha tangguh. Program pendampingan terbukti membantu alumni meningkatkan kapasitas produksi dan omzet.

"Creative Business Incubator merupakan salah satu instrumen pembinaan yang kami siapkan untuk membantu pelaku IKM memperkuat fondasi bisnisnya. Kami ingin para peserta tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga mampu membangun model bisnis yang berkelanjutan," ujar Reni Yanita.

Dampak dan prospek

Dengan data PDB dan ekspor yang naik, CBI 2026 diharapkan mempercepat peningkatan kualitas produk dan akses pasar IKM. Pendekatan terstruktur dan mentorship diharapkan mendorong lebih banyak IKM fesyen dan kriya menjadi bagian rantai pasok nasional serta memasuki pasar global.

Keberlanjutan program akan bergantung pada sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan pelaku rantai pasok lokal untuk menciptakan ekosistem yang saling menguatkan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait