Otomotif

BYD Tech Culture Fest: Rasakan Teknologi DM dan Denza B5

Bagikan:
Pengunjung mencoba Denza B5 dan melihat pameran teknologi hybrid BYD di GBK

JAKARTABYD menggelar BYD Tech Culture Fest di Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada 20–24 Mei. Acara ini menampilkan teknologi Dual Mode (DM), hybrid yang berorientasi pada penggerak listrik, serta pengalaman test drive SUV Denza B5 untuk memperkenalkan solusi mobilitas lebih efisien dan fleksibel kepada masyarakat.

Apa itu teknologi DM dan keunggulannya

Teknologi DM menggabungkan motor listrik dan internal combustion engine sehingga bekerja sebagai hybrid. BYD menyebut teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan tetap bertenaga.

Dengan orientasi pada mode listrik, DM memberi pilihan berkendara yang lebih fleksibel. Selain itu, biaya penggunaan total diklaim lebih efisien dan relevan dengan daya beli konsumen di Indonesia.

Rangkaian aktivitas di Tech Culture Fest

Tech Culture Fest menyajikan beberapa pengalaman interaktif untuk pengunjung. Tujuannya agar publik tidak hanya melihat teknologi sebagai pajangan, tetapi juga dapat langsung merasakannya.

  • Test Drive dan Tes Ride: Pengunjung dapat mencoba performa model BYD Dual Mode, termasuk sensasi melewati tanjakan curam hingga sudut 45 derajat menggunakan Denza B5/D9.
  • Wahana Ekstrim: Trek off-road untuk menunjukkan kemampuan SUV Denza B5 yang berbasis plug-in hybrid (PHEV).
  • Eksibisi Teknologi: Pameran yang menyorot penggerak listrik sebagai fokus utama demi efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

"Dengan BYD Tech Culture Fest ini masyarakat dapat langsung merasakan teknologi dari BYD dalam menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel dan nyaman serta ramah lingkungan,"
Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia

Dampak bagi pasar NEV di Indonesia

Langkah ini bertujuan memperkuat posisi BYD dan merek Denza di segmen New Energy Vehicles (NEV) di Indonesia. Pengenalan DM dianggap strategis untuk menjangkau konsumen yang menginginkan teknologi listrik namun tetap butuh fleksibilitas jarak dan infrastruktur bahan bakar konvensional.

Dengan menghadirkan pengalaman langsung, BYD berharap mempercepat penerimaan publik terhadap kendaraan berteknologi hibrida dan listrik serta menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Acara yang berlangsung 20–24 Mei tersebut membuka kesempatan bagi konsumen untuk mengevaluasi sendiri manfaat DM dan kemampuan Denza B5. Ke depan, pengembangannya akan menentukan pola adopsi kendaraan listrik dan hibrida di pasar lokal.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!