Piala Dunia 2026: Brasil 1-1 Maroko, Vinicius Selamatkan Selecao
Brasil ditahan imbang 1-1 oleh Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan di New York New Jersey Stadium, Minggu pagi 14 Juni 2026, berakhir imbang setelah Vinicius Junior menyamakan kedudukan untuk Brasil pada menit ke-32, menyusul gol pembuka Ismael Saibari bagi Maroko.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal, Atlas Lions tampil berani dan beberapa kali menguasai inisiatif permainan. Maroko menekan lewat kombinasi Bilal El Khannouss, Brahim Diaz, dan Ayyoub Bouaddi yang merepotkan lini tengah Brasil.
"Kami sangat percaya kepada para pemain dan pekerjaan yang telah dilakukan bersama. Pertandingan akan menunjukkan posisi kami sebenarnya,"
tegur Mohamed Ouahbi jelang turnamen. Tekanan Maroko menghasilkan ancaman awal, termasuk tembakan Neil El Aynaoui yang berhasil diblok pertahanan Brasil. Brasil sempat merespons lewat sundulan Igor Thiago menit ke-14, tetapi masih melenceng meski mendapat umpan Vinicius Junior.
Pada menit ke-21, Maroko memecah kebuntuan. Brahim Diaz memberi umpan terobosan ke jantung pertahanan Brasil, dan Ismael Saibari lolos dari pengawalan untuk menaklukkan Alisson Becker.
Vinicius Menyamakan Kedudukan
Brasil menemukan jawaban lewat pemain bintangnya. Menerima umpan Bruno Guimaraes, Vinicius bergerak dari sisi kiri ke tengah dan melepaskan tembakan melengkung yang tak bisa dijangkau kiper Yassine Bounou, membawa skor menjadi imbang pada menit ke-32.
"Maroko berkembang sangat pesat dan mampu bersaing dengan siapa saja. Mereka sangat terorganisasi dan sulit dihadapi,"
Kata Vinicius sebelum laga, dan pernyataannya terbukti di lapangan saat Maroko mempertahankan permainan kolektif yang disiplin sepanjang babak pertama.
Penyelamatan Kiper Menentukan
Di babak kedua, Brasil lebih dominan dalam penguasaan bola setelah beberapa penggantian dilakukan untuk meningkatkan intensitas serangan. Meski begitu, Maroko tetap berbahaya lewat serangan balik yang dipimpin Achraf Hakimi dan Brahim Diaz.
Yassine Bounou tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menahan peluang Igor Thiago pada menit ke-52. Menjelang akhir, Alisson Becker juga berperan besar—mengamankan dua kali peluang berbahaya Neil El Aynaoui pada masa tambahan waktu.
Implikasi untuk Grup C
Hasil ini membuat persaingan Grup C tetap terbuka. Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin dari laga pembuka, sehingga peluang untuk lolos masih lebar bagi seluruh peserta grup.
Maroko kembali menunjukkan bahwa keberhasilan mereka pada 2022 bukan kebetulan, sementara Brasil masih mengandalkan kualitas individu pemain bintang untuk membuka jalan di turnamen ini.
Rujukan Jadwal dan Klasemen
Persaingan Grup C diprediksi semakin ketat pada laga-laga berikutnya karena kedua tim menunjukkan kekuatan dan kelemahan yang kontras, sehingga setiap hasil akan sangat menentukan posisi di klasemen.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...