Olahraga

Pelita Jaya ke Final IBL 2026 usai Taklukan Dewa United 94-78

Bagikan:
Pelita Jaya merayakan kemenangan atas Dewa United di semifinal IBL 2026

Pelita Jaya Jakarta memastikan tiket final IBL GoPay 2026 setelah menundukkan Dewa United Banten 94-78 pada semifinal gim keempat di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu 13 Juni 2026. Kemenangan ini menutup seri semifinal dengan keunggulan 3-1 sekaligus membalas kekalahan pada final musim lalu.

Ringkasan pertandingan

Pelita Jaya unggul sejak paruh kedua berkat perbaikan akurasi tembakan jarak jauh dan dominasi di area paint. Tim asuhan pelatih David Singleton menghasilkan 40 poin dari paint area dan memanfaatkan 12 turnover Dewa United menjadi 20 poin.

Jeffree Withey menjadi motor kemenangan dengan catatan impresif: 25 poin dan 17 rebound, plus enam assist. Peran Perrin Buford juga krusial; ia menyumbang 24 poin dan 15 assist, sementara Darious Moten mencetak 17 poin dan Agassi Goantara menambah 11 poin.

Statistik pemain

Di kubu lawan, Troy Gillenwater menjadi top scorer dengan 33 poin. Joshua Ibarra memberi dampak di papan dengan 15 poin dan 14 rebound. Namun Dewa kehilangan dua pemain kunci karena foul out, yang memengaruhi ritme tim sejak kuarter kedua.

Faktor penentu kemenangan

Pelita tampil lebih efektif di zona bawah ring dan lebih sigap memanfaatkan kesalahan lawan. Setelah kesulitan dari triple pada babak pertama, tim ini meningkatkan akurasi pada paruh kedua sehingga mampu menjauh di papan skor.

Kehadiran Withey di area paint memberi keunggulan defensif dan ofensif. Selain itu, distribusi bola Buford mempermudah Pelita mengalirkan serangan dan mencari peluang mudah.

Kutipan pemain

“Seluruh pemain percaya diri menghadapi partai final musim ini,”

— Perrin Buford

Dampak dan jadwal final

Kemenangan ini membuat Pelita Jaya menjadi tim pertama yang melaju ke final dalam enam musim beruntun. Di final mereka akan berhadapan dengan Bogor Hornbills, yang untuk pertama kali menembus partai puncak setelah menyingkirkan Satria Muda Bandung dengan skor seri 3-1.

Final diprediksi berlangsung ketat mengingat momentum dan komposisi kedua tim. Pelita membawa modal konsistensi dan performa interior yang kuat, sementara Bogor Hornbills datang dengan percaya diri setelah sejarah baru untuk klub.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait