Lokal

Irwansyah Minta Bonus dan Beasiswa untuk Kafilah MTQ Banda Aceh

Bagikan:
Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah menyoroti penghargaan untuk kafilah MTQ

BANDA ACEH — Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh memberi bonus, beasiswa, dan penyambutan yang layak bagi kafilah Banda Aceh yang meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang. Permintaan itu disampaikan menyusul capaian Aceh yang kembali masuk empat besar pada ajang nasional tersebut.

Permintaan apresiasi dan bentuk penghargaan

Irwansyah mendesak Pemko memberikan penghargaan nyata bagi para peserta berprestasi. Ia menyebut beberapa opsi apresiasi agar penghargaan terasa setimpal dengan perjuangan kafilah.

"Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan, dan patut dihargai, diapresiasi setimpal, dunia akhirat soalnya. Apakah bonus umrah kah, bonus danakah, atau mungkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah buat mereka"

Ia meminta pemerintah mempertimbangkan berbagai bentuk penghargaan, termasuk pemberian beasiswa bagi peserta yang masih berstatus pelajar. Langkah ini dianggap penting sebagai bentuk dukungan jangka panjang.

Penyambutan dan penghormatan saat kepulangan

Selain bonus, Irwansyah menekankan pentingnya penyambutan resmi ketika kafilah kembali ke Banda Aceh. Menurutnya, penerimaan yang layak menunjukkan penghargaan pemerintah dan masyarakat atas prestasi nasional tersebut.

"Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,"

Penghargaan khusus untuk atlet Banda Aceh

Irwansyah memberi perhatian khusus kepada atlet asal Banda Aceh. Ia menyebut nama-nama yang berkontribusi dalam raihan Aceh di nasional.

Secara khusus, ia memuji Habibul Hamiz dari Tibang yang meraih juara II cabang tilawah anak-anak. Ia juga memberi penghargaan kepada Kayyisa Farras yang menjadi bagian tim Fahmil Quran Putri dan membantu Aceh meraih juara I nasional pada cabang tersebut.

"Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,"

Pembinaan berkelanjutan dan rekrutmen pelatih

Untuk menjaga dan meningkatkan prestasi, Irwansyah mengimbau agar pembinaan kafilah dilakukan secara berkelanjutan. Ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan dewan pelatih yang berkualitas.

Menurutnya, pemerintah harus aktif mencari dan merekrut tenaga pelatih kompeten. Dengan pembinaan yang sistematis, Banda Aceh diharapkan tidak hanya mempertahankan prestasi tetapi juga berpeluang meraih gelar juara umum di masa depan.

"Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat," pungkasnya.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait