Bobby Nasution Mulai Berkantor di Kepulauan Nias
Medan — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mulai berkantor di Kepulauan Nias pekan ini untuk mempercepat pembangunan dan mendekatkan layanan pemerintahan kepada warga setempat. Keputusan itu diumumkan di Kantor Gubernur Jalan Diponegoro, Medan, Senin (13/7).
Agenda kerja selama di Nias
Sepanjang Juli, Bobby dijadwalkan mengunjungi berbagai titik strategis di Kepulauan Nias. Kegiatan ini akan dilakukan secara bergantian bersama Wakil Gubernur Sumut. Tujuannya agar kehadiran pemerintahan provinsi terasa berkelanjutan, bukan sekadar kunjungan seremonial.
Nanti (berkantor) akan bergantian dengan Wakil Gubernur, kata Bobby.
Rangkaian kegiatan akan mencakup peninjauan lapangan dan dialog langsung dengan masyarakat. Selain inspeksi infrastruktur, gubernur juga fokus pada layanan dasar bagi warga.
Prioritas: pendidikan, infrastruktur, kesehatan
Bobby akan meninjau kondisi sekolah untuk memastikan sarana-prasarana pendidikan memadai. Pendidikan disebut sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sumut.
Selain sektor pendidikan, peninjauan juga menyasar jalan, jembatan, dan pelabuhan. Kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan awal masa jabatan gubernur, di mana beberapa hasil telah direalisasikan.
Salah satu realisasi yang menjadi acuan adalah rampungnya pembangunan Jembatan Idano Noyo. Penyelesaian proyek itu dipakai sebagai contoh bahwa kunjungan lapangan diikuti tindakan nyata di lapangan.
Pada sektor kesehatan, tim gubernur akan menilai fasilitas pelayanan untuk memastikan layanan kesehatan berjalan baik dan terus ditingkatkan.
Dialog publik dan pendekatan komunikasi
Selain peninjauan infrastruktur, Bobby dijadwalkan berdialog langsung dengan warga Kepulauan Nias untuk menyerap aspirasi serta keluhan masyarakat. Dialog ini dimaksudkan agar kebijakan provinsi lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.
Rangkaian kunjungan juga akan diwarnai kegiatan nonton bareng bersama warga di Kota Gunungsitoli. Kegiatan itu dipandang sebagai bagian dari pendekatan komunikasi gubernur selama berkantor di wilayah kepulauan.
Implikasi dan tindak lanjut
Skema berkantor bergantian dengan wakil gubernur memberi sinyal bahwa program ini direncanakan berkelanjutan. Dengan pemantauan langsung, pemerintah provinsi berharap percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kepulauan Nias dapat terwujud.
Rencana kerja selama periode berkantor akan menjadi tolok ukur kinerja pemerintahan provinsi di wilayah kepulauan dan menentukan prioritas anggaran serta pelaksanaan proyek di bulan-bulan mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...